Jogging 30 Menit Setiap Hari Agar Terhindar dari Penyakit Ini

- Jurnalis

Jumat, 25 Oktober 2024 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vietnamese man and woman jogging together in the park

Vietnamese man and woman jogging together in the park

 

1TULAH.COM – Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Endocrinological Investigation mengungkapkan bahwa joging selama 30 menit sekali pun dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Berdasarkan penelitian yang dikutip oleh Medical Daily pada Kamis (24/10), manfaat dari satu sesi joging ini terlihat dalam penurunan risiko diabetes pada hari berikutnya.

Para peneliti yang mempelajari efek latihan aerobik singkat pada sekelompok orang dewasa muda yang sehat menemukan adanya penurunan signifikan pada kadar glukosa plasma, yang diukur melalui tes toleransi glukosa oral, serta peningkatan sensitivitas insulin setelah 24 jam.

Tes toleransi glukosa oral bertujuan untuk menilai metabolisme glukosa, sementara sensitivitas insulin mencerminkan kemampuan tubuh merespons insulin, keduanya merupakan indikator penting dalam menentukan risiko diabetes.

Studi ini juga meneliti efek langsung dari aktivitas fisik pada risiko diabetes, berbeda dari penelitian sebelumnya yang umumnya berfokus pada manfaat jangka panjang.

Penelitian melibatkan 32 peserta berusia 20 hingga 35 tahun yang tidak memiliki diabetes dan tidak menggunakan obat-obatan.

Peserta menjalani tes toleransi glukosa di awal studi, kemudian melakukan sesi joging ringan, dan diuji kembali 24 jam setelahnya untuk mengukur perubahan kadar glukosa puasa, glukosa satu jam setelah latihan, serta kadar insulin dan sensitivitas insulin.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar glukosa peserta satu jam setelah latihan turun dari 122,8 mg/dL menjadi 111,8 mg/dL, sementara kadar insulin turun dari 57,4 IU/mL menjadi 43,5 IU/mL. Pada saat yang sama, sensitivitas insulin meningkat secara signifikan, yang juga diiringi oleh penurunan resistensi insulin.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga
9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026
Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 28 September 2026 - 04:30 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Rabu, 9 September 2026 - 14:37 WIB

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Berita Terbaru