Legislator Ini Soroti Pentingnya Netralitas ASN di Pilkada Kalteng

- Jurnalis

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman. Foto:Dok/1tulah.com

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman, kembali mengingatkan pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugasnya. Dalam pandangannya, netralitas ASN merupakan fondasi kokoh bagi pemerintahan yang adil, transparan, dan akuntabel.

“ASN harus menjadi pelayan publik yang benar-benar netral. Mereka tidak boleh terpengaruh oleh kepentingan politik atau golongan tertentu,” tegas Sirajul Rahman dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (30/8/2024).

Netralitas ASN: Kunci Kepercayaan Publik

Netralitas ASN, lanjut Sirajul, bukan hanya sekedar slogan, melainkan sebuah komitmen yang harus diwujudkan dalam setiap tindakan. Dengan menjaga netralitas, ASN dapat membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Ketika masyarakat percaya bahwa ASN bekerja secara profesional dan tidak memihak, maka partisipasi masyarakat dalam pembangunan akan semakin meningkat,” ujarnya.

Baca Juga :  Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Ancaman Terhadap Netralitas ASN

Namun, dalam praktiknya, netralitas ASN seringkali dihadapkan pada berbagai tantangan. Tekanan politik, kepentingan pribadi, dan godaan korupsi merupakan beberapa ancaman yang dapat menggoyahkan komitmen ASN untuk tetap netral.

“Intervensi politik dalam pengambilan keputusan seringkali menjadi kendala dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan baik. ASN harus berani menolak segala bentuk tekanan dan selalu berpegang teguh pada prinsip-prinsip etika,” tegas Sirajul.

Upaya Meningkatkan Netralitas ASN

Untuk meningkatkan netralitas ASN, Sirajul Rahman menyarankan beberapa langkah konkret, antara lain:

  • Penguatan Pendidikan dan Pelatihan: Melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan, ASN dapat dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan tugasnya secara profesional dan netral.
  • Penegakan Kode Etik: Kode etik ASN harus ditegakkan secara tegas dan konsisten. Sanksi yang tegas harus diberikan kepada ASN yang melanggar kode etik.
  • Transparansi dan Akuntabilitas: Pemerintah harus menciptakan sistem yang transparan dan akuntabel dalam pengelolaan pemerintahan. Hal ini akan membantu mencegah terjadinya praktik korupsi dan kolusi.
  • Partisipasi Masyarakat: Masyarakat harus dilibatkan secara aktif dalam pengawasan kinerja ASN. Melalui mekanisme pengaduan dan laporan, masyarakat dapat melaporkan jika ada ASN yang melanggar aturan.
Baca Juga :  Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Netralitas ASN merupakan pilar utama dalam membangun pemerintahan yang baik dan bersih. Dengan menjaga netralitas, ASN dapat memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan meningkatkan netralitas ASN. (Ingkit)

 

Berita Terkait

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN
Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten
Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini
Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Berita Terbaru