Audit Kasus! Barito Utara Perkuat Upaya Penurunan Stunting

- Jurnalis

Jumat, 30 Agustus 2024 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Barut Melaksanakan Audit Kasus Stunting. Foto:Delia/1tulah.com

Pemkab Barut Melaksanakan Audit Kasus Stunting. Foto:Delia/1tulah.com

1TULAH.COM-Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen menurunkan angka stunting dengan melaksanakan Audit Kasus Stunting tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab stunting dan mencari solusi yang tepat.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bapedda Litbang, Muara Teweh ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, Forkompinda, hingga tim pakar, Rabu (28/8/2024).

Audit Kasus Stunting bertujuan untuk mengidentifikasi secara mendalam faktor-faktor yang menyebabkan risiko stunting pada anak. Dengan mengetahui penyebabnya, langkah-langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat dan efektif.

“Kegiatan ini sangat penting untuk kita lakukan. Dengan mengetahui penyebab stunting, kita bisa mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah dan mengatasi masalah ini,” ujar Asisten Setda Bidang Administrasi Umum, Yaser Arafat, saat membuka acara.

Baca Juga :  Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Pj Bupati Barito Utara, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Yaser Arafat, menekankan pentingnya memperhatikan kondisi ketahanan pangan dan gizi masyarakat, serta ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini, kita dapat meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam upaya menurunkan angka stunting di Barito Utara. Mari kita bekerja sama untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita,” tegasnya.

Sasaran dan Manfaat Audit Kasus Stunting

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan Perempuan dan Anak (Disdalduk KB dan P3A) Kabupaten Barito Utara, Silas Patiung, menjelaskan bahwa sasaran dari kegiatan ini adalah tim percepatan penurunan stunting di tingkat kabupaten, organisasi perangkat daerah terkait, Dinas Kesehatan, dan Disdalduk KB P3A.

Baca Juga :  Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

“Audit Kasus Stunting bertujuan untuk menganalisis faktor risiko terjadinya stunting, sehingga kita dapat melakukan pencegahan, penanganan kasus, dan perbaikan tata laksana kasus yang serupa,” ungkap Silas.

Manfaat dari kegiatan ini antara lain:

  • Identifikasi faktor risiko stunting: Mengetahui penyebab utama stunting di wilayah.
  • Pencegahan stunting: Mencegah terjadinya kasus stunting baru.
  • Penanganan kasus stunting: Memberikan penanganan yang tepat bagi anak yang sudah mengalami stunting.
  • Perbaikan tata laksana: Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. (Delia

Berita Terkait

Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok
Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan
Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN
Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti
9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN
Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten
Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini

Berita Terbaru