Peletakan Batu Pertama Rumah Betang DAD Barsel, Wujud Nyata Kepedulian Pemkab

- Jurnalis

Minggu, 4 Agustus 2024 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Barsel, H. Deddy Winarwan (tengah) didampingi Sekda dan jaharannya saat hendak meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Betang, bertempat di Taman Rusa, Jalan Pahlawan, Buntok, Sabtu (3/8/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Pj Bupati Barsel, H. Deddy Winarwan (tengah) didampingi Sekda dan jaharannya saat hendak meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Betang, bertempat di Taman Rusa, Jalan Pahlawan, Buntok, Sabtu (3/8/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com,BUNTOK – Sebagai wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), dalam rangka melestarikan nilai-nilai kebudayaan Suku Dayak yang ada di daerah setempat, adalah dengan membangun Rumah Betang Dewan Adat Dayak (DAD) yang terletak sangat strategis, yakni di Taman Rusa, Jalan Pahlawan, Kota Buntok.

“Dengan berdirinya Rumah Betang ini akan menjadi simbol perekat persatuan dan kesatuan masyarakat Dayak di Kabupaten Barsel,” ucap Pj Bupati Barsel, H. Deddy Winarwan kepada wartawan setelah acara peletakan batu pertama pembangunan Rumah Betang selesai, Sabtu (3/8/2024).

Ia menyampaikan, sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 32 ayat (1) yang berbunyi, negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai kebudayaan.

Untuk itu, lanjutnya, sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat Dayak, Pemkab Barsel telah melaksanakan amanat UU tersebut dengan melakukan pemugaran cagar-cagar budaya dan pembangunan balai- balai adat serta mulai melaksanakan pembangunan fisik Rumah Betang.

Baca Juga :  Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

“Sehingga pada saatnya nanti setelah Rumah Betang ini berdiri dan dapat difungsikan bisa menjadi I kon Kabupaten yang bersemboyan Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” ujar Pj Bupati.

Ia menuturkan, dapat dikatakan bahwa Rumah Betang tersebut memberikan makna tersendiri bagi masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah khususnya di Kabupaten Barsel, sebagaimana falsafah Huma Betang yakni hidup bersama rukun dalam keragaman.

“Dengan adanya Rumah Betang ini, kita berharap berdampak positif bagi masyarakat Dayak dan dapat menjadi pusat kegiatan, baik kegiatan keagamaan, kebudayaan maupun pertunjukan seni tradisional serta acara adat Dayak lainnya,” tutur H. Deddy Winarwan.

Sementara itu, Ketua DAD Kabupaten Barsel, Tamarzam menerangkan, rumah adat atau Rumah Betang merupakan simbol pandangan masyarakat Dayak Kalimantan Tengah tentang kehidupan, kesejahteraan, makrokosmos, dan mikrokosmos, dimana hidup akan seimbang jika hubungan antara sesama manusia dengan Sang Pencipta, dan alam semesta dijaga dengan baik.

Baca Juga :  Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

“Sebagaimana falsafah Huma Betang mengajarkan kita untuk dapat hidup berdampingan dalam keragaman demi suatu tujuan dan cita-cita bersama yang luhur dan mulia,” terangnya.

Ia mengatakan, Rumah Betang merupakan salah satu kekayaan intelektual lokal asli Suku Dayak, dimana Rumah Betang memiliki nilai luhur seperti kesetaraan sesama manusia, kebersamaan, kekeluargaan, persaudaraan dan persatuan yang taat pada hukum terutama hukum adat, karena, Rumah Betang adalah cikal bakal falsafah hidup masyarakat Dayak Kalimantan Tengah.

“Kita berharap, semoga Rumah Betang ini dapat menjadi sumber inspirasi dan contoh yang membanggakan bagi masyarakat Dayak Kabupaten Barsel dan masyarakat Dayak Kalimantan Tengah,” kata Tamarzam. (Alifansyah)

Berita Terkait

Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting
Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 
Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta
Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang
21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial
Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX
Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO
Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 21:36 WIB

Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting

Senin, 20 April 2026 - 16:39 WIB

Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta

Senin, 20 April 2026 - 15:44 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang

Senin, 20 April 2026 - 11:18 WIB

21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Senin, 20 April 2026 - 06:31 WIB

Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO

Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 April 2026 - 18:40 WIB

Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.

Berita Terbaru

Wabup Rahmanto Muhidin, saat memimpin rapat koordinasi TPPS tahun 2026 yang digelar di Aula Setda Gedung A Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting

Senin, 20 Apr 2026 - 21:36 WIB