Batuk Anak Tak Kunjung Sembuh? Anak Jangan Asal Diberi Obat, Ini Bahayanya

- Jurnalis

Minggu, 28 Juli 2024 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anak batuk, kesehatan anak. Sumber foto : freepik.com

Ilustrasi anak batuk, kesehatan anak. Sumber foto : freepik.com

1TULAH.COM – Orang tua mana yang tidak resah jika anaknya sibuk uhuk-uhuk alias batuk sepanjang hari.

Apalagi jika batuknya tak kunjung reda, padahal sudah seminggu menyerang.

Sebelum buru-buru memberikan obat, penting bagi orang tua untuk memahami penyebab batuk anak.

Dengan mengetahui penyebabnya, penanganan yang tepat dapat diberikan, sehingga proses penyembuhan menjadi lebih efektif dan aman.

Sebab batuk pada anak bukanlah sekadar gangguan kecil, tetapi bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.

Berbincang dengan Suara.com dan ditulis Sabtu (27/7/2024), Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. Agus Dwi Susanto, menekankan bahwa anak yang batuk tidak boleh langsung diberi obat batuk.

Batuk merupakan mekanisme fisiologis alami tubuh untuk mengeluarkan benda asing seperti virus, bakteri, bahan iritasi, atau dahak dari saluran napas.

Baca Juga :  Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Mengapa Batuk Tidak Langsung Diberi Obat

Dr. Agus menjelaskan bahwa pada kondisi tertentu, batuk tidak seharusnya ditekan dengan obat.

Batuk membantu mengeluarkan benda asing yang tidak seharusnya berada di saluran napas.

Memberi obat batuk tanpa mengetahui penyebab batuk bisa menghambat proses alami tubuh.

Jenis Obat Batuk
Ada dua jenis obat batuk yang perlu diketahui:

Obat yang menekan mekanisme batuk.
Obat yang mengencerkan dahak.

Masalahnya, jika batuk disebabkan oleh refleks tubuh untuk mengeluarkan dahak tetapi malah diberi obat untuk menekan batuk, dahak yang ada di tenggorokan tidak bisa keluar.

Obat pengencer dahak membantu dahak mudah dikeluarkan tanpa menekan batuk.

Batuk Akibat Asma

Dalam kasus batuk akibat asma, sangat dilarang mengonsumsi obat batuk karena obat tersebut bisa menekan batuk dan membuat saluran napas semakin sempit.

Baca Juga :  Lebih dari Sekadar Tren: Mengapa Work-Life Balance Jadi Kebutuhan Mutlak bagi Gen Z

Asma memerlukan obat yang dapat melancarkan saluran napas agar kembali normal, bukan obat yang menekan batuk.

Langkah-Langkah yang Disarankan

Orangtua disarankan untuk menunggu 2 hingga 3 hari sebelum memberi obat batuk, untuk mengetahui dan memperkirakan penyebab batuk.

Jika batuk tidak kunjung hilang setelah 3 hari, obat batuk yang dijual bebas bisa diberikan dengan syarat membaca aturan pakai di kemasan.

Jika setelah itu batuk masih belum sembuh, anak harus dibawa ke rumah sakit.

Dengan memahami penyebab batuk dan memberikan penanganan yang tepat, orangtua dapat memastikan anak mendapatkan perawatan yang sesuai dan menghindari komplikasi yang mungkin timbul dari penggunaan obat batuk yang tidak tepat.

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Lebih dari Sekadar Tren: Mengapa Work-Life Balance Jadi Kebutuhan Mutlak bagi Gen Z
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?
Sering Cemas di Rumah? Ini 5 Tips Feng Shui Rumah untuk Atasi Stres dan Jaga Mental Health
Tips Quinn Salman untuk Orangtua: Asah Imajinasi Anak dari Hal Sederhana
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WIB

Lebih dari Sekadar Tren: Mengapa Work-Life Balance Jadi Kebutuhan Mutlak bagi Gen Z

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WIB

Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:52 WIB

Sering Cemas di Rumah? Ini 5 Tips Feng Shui Rumah untuk Atasi Stres dan Jaga Mental Health

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:52 WIB

Tips Quinn Salman untuk Orangtua: Asah Imajinasi Anak dari Hal Sederhana

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50 WIB

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Berita Terbaru