Harga Jual Kembali Mobil Listrik Anjlok, Begini Respons Neta

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sport Car Listrik Neta GT Calon Penantang BYD Seal (sumber: suara.com)

Sport Car Listrik Neta GT Calon Penantang BYD Seal (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Harga jual kembali mobil listrik yang belum sebaik mobil berbahan bakar konvensional masih menjadi salah satu pertimbangan bagi para calon pembeli.

Jika dibandingkan dengan mobil bensin, harga jual kembali mobil listrik atau dalam kondisi bekas turun lebih dalam.

Sebagai salah satu pemain mobil listrik di Tanah Air, Neta Auto Indonesia mengakui jika harga jual kembali mobil listrik untuk saat ini memang masih rendah

Wahyu Handani selaku Training and Sales Manager Neta Auto Indonesia, mengakui jika saat ini nilai jual kembali mobil listrik memang lebih rendah dibandingkan mobil bensin sebab permintaannya masih lebih sedikit.

“Walaupun nilai jual kembali saat ini mungkin lebih rendah, tapi penggunaan mobil listrik memiliki biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan mobil bensin. Ini adalah informasi yang kami terus berikan kepada konsumen. Penggunaan mobil listrik bisa menghemat sekitar Rp 30 juta per tahun dibandingkan mobil bensin,” ujar Wahyu, di Bandung, Kamis (11/7/2024).

Selain itu, sebagai salah satu strategi perusahan, Neta tengah merancang program seperti buy back guarantee untuk meningkatkan harga jual kembali mobil listrik Neta di masa mendatang.

Mobil listrik Wuling Air EV bekas contohnya, dibanderol mulai dari Rp 130 juta. Kemudian, Nissan Leaf bekas mulai dari Rp 550 juta dan Hyundai Ioniq Electric bekas dibanderol mulai dari Rp 420 juta.

Sementara, sebuah riset di pasar Amerika Serikat memperlihatkan, harga mobil listrik hancur di pasar mobil bekas. Bahkan mobil listrik canggih dan modern seperti Mercedes-Benz EQS, harganya dapat anjlok hingga 47,8% setelah satu tahun dipakai.

Mobil listrik menjadi salah satu jenis mobil yang mengalami depresiasi paling agresif di Amerika tahun ini. Hasil studi iSeeCars menunjukkan, mobil listrik seperti VW ID.4, Hyundai Ioniq 5, Kia EV6, dan Nissan Leaf akan kehilangan lebih dari 30% nilainya pada tahun pertama kepemilikan.

 

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

MotoGP 2026 Dimulai Februari! Intip Jadwal Seri Mandalika dan Debut GP Brasil
Ingin Ganti Mobil? Cek 2 Rekomendasi Mobil Listrik Murah Mulai Rp60 Jutaan! Pilihan Ramah Lingkungan Terbaik
Dampak Kebijakan Tarif Impor Amerika, Pabrikan Otomotif Mulai Lakukan PHK Massal
Tak Kapok! Lagi-lagi Produsen Mobil Nekat Jual Data Pelanggan Diam-diam
Insentif Pajak Kendaraan Listrik 2025: Dorong Penggunaan Mobil Ramah Lingkungan
Mitsubishi Hentikan Produksi Tiga SUV Andalan di Australia: Nasib Pajero Sport di Indonesia?
Legenda MotoGP, Valentino Rossi Dianugerahi Putri Kedua
Pengguna Mobil Listrik Lebih Dominan Dibandingkan Dengan Mobil Konvensional, Benarkah?
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:25 WIB

MotoGP 2026 Dimulai Februari! Intip Jadwal Seri Mandalika dan Debut GP Brasil

Minggu, 2 November 2025 - 10:45 WIB

Ingin Ganti Mobil? Cek 2 Rekomendasi Mobil Listrik Murah Mulai Rp60 Jutaan! Pilihan Ramah Lingkungan Terbaik

Rabu, 9 April 2025 - 17:36 WIB

Dampak Kebijakan Tarif Impor Amerika, Pabrikan Otomotif Mulai Lakukan PHK Massal

Sabtu, 1 Maret 2025 - 18:32 WIB

Tak Kapok! Lagi-lagi Produsen Mobil Nekat Jual Data Pelanggan Diam-diam

Sabtu, 8 Februari 2025 - 05:49 WIB

Insentif Pajak Kendaraan Listrik 2025: Dorong Penggunaan Mobil Ramah Lingkungan

Kamis, 23 Januari 2025 - 12:45 WIB

Mitsubishi Hentikan Produksi Tiga SUV Andalan di Australia: Nasib Pajero Sport di Indonesia?

Senin, 6 Januari 2025 - 17:16 WIB

Legenda MotoGP, Valentino Rossi Dianugerahi Putri Kedua

Minggu, 29 Desember 2024 - 14:38 WIB

Pengguna Mobil Listrik Lebih Dominan Dibandingkan Dengan Mobil Konvensional, Benarkah?

Berita Terbaru