1TULAH.COM – Korea Utara mengecam latihan militer bersama terbaru yang dilakukan oleh Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan di perairan dekat Korea Utara, menyebutnya sebagai tindakan yang keterlaluan.
Kritik tersebut disampaikan oleh Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan wakil direktur Komite Pusat Partai Pekerja Korea Utara, melalui kantor berita negara KCNA.
Menurut Kim Yo Jong, latihan militer gabungan yang dikenal sebagai “Freedom Edge” adalah puncak dari konfrontasi yang keterlaluan dan menunjukkan bahwa manuver menuju hegemoni militer di kawasan tersebut oleh Amerika Serikat dan negara-negara lain telah melewati batas.
Kim Yo Jong menyatakan bahwa latihan militer tersebut adalah provokasi yang tidak dapat dimaafkan dan memperburuk situasi di Semenanjung Korea.
Ia menambahkan bahwa energi perang telah terkonsentrasi secara berlebihan di kawasan tersebut hingga mencapai ambang ledakan, yang disebabkan oleh latihan perang yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan sekutunya serta pengerahan peralatan perang mutakhir mereka.
Kim Yo Jong memperingatkan bahwa tindakan musuh yang mengadakan latihan perang dekat perbatasan Korea Utara adalah tindakan gila-gilaan yang dapat menimbulkan bencana mengerikan bagi mereka.
Penulis : Dedy Hermawan

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)


















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



