1TULAH.COM – Empat kapal penjaga China terdeteksi melintasi perairan yang dianggap “terlarang” oleh Taiwan, meskipun hanya untuk waktu singkat. Otoritas Taipei menyerukan kepada Beijing agar menghentikan tindakan yang dianggap “membahayakan” keselamatan navigasi.
China telah mengklaim Taiwan, yang memiliki pemerintahan demokratis, sebagai bagian dari wilayahnya, dan menegaskan kesiapannya untuk menggunakan kekerasan untuk menegakkan kontrol atas pulau tersebut. Menurut pernyataan dari Otoritas Penjaga Pantai Taiwan, kapal-kapal Penjaga Pantai China terdeteksi melintasi perairan di sebelah selatan Pulau Kinmen yang dikuasai Taiwan, yang berjarak lima kilometer dari kota Xiamen di China, pada Senin (6/5) sore sekitar pukul 15.30 waktu setempat.
“Kapal-kapal tersebut berlayar keluar dari perairan kami yang terlarang dan dibatasi sekitar satu jam kemudian,” kata Otoritas Penjaga Pantai Taiwan.
Otoritas Penjaga Pantai Taiwan telah mengeluarkan pernyataan yang menyerukan Beijing untuk segera menghentikan “perilaku yang membahayakan keselamatan navigasi.” Saat ini, belum ada tanggapan resmi dari China terkait insiden terbaru ini. Namun, diketahui bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Beijing telah meningkatkan pengerahan pesawat dan kapal Angkatan Laut ke sekitar wilayah Taiwan.
Penulis : Laili R






















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



