Ketua DPRD Barsel Imbau Perusahaan Bayarkan THR Tepat Waktu

- Jurnalis

Rabu, 3 April 2024 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. M. Farid Yusran, Ketua DPRD Kabupaten Barsel. Foto. Alifansyah/1tulah.com

H. M. Farid Yusran, Ketua DPRD Kabupaten Barsel. Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), H. M. Farid Yusran mengimbau agar seluruh perusahaan yang beroperasi di daerah setempat untuk segera mempersiapkan dana pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan bagi pekerjanya.

“Karena, perusahaan wajib membayar THR kepada karyawan, sesuai dengan amanat Undang-Undang ketenagakerjaan dan pembayarannya juga harus tepat waktu,” ujar HM. Farid Yusran di Buntok, Selasa (2/4/2024).

Ia menuturkan, THR keagamaan wajib dibayarkan oleh pihak perusahaan kepada karyawannya pada tujuh hari (H-7) sebelum Idul Fitri 14445 H/2024, sehingga dana itu dapat dimanfaatkan oleh para karyawan atau pekerja untuk persiapan mudik atau memenuhi kebutuhan perayaan Idul Fitri bersama keluarga mereka.

Baca Juga :  SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

“Untuk itu, kita imbau seluruh perusahaan maupun para pengusaha di daerah ini untuk segera membayarkan THRnya tepat waktu, sehinga tidak menimbulkan masalah dikemudian hari,” tutur Ketua Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) Barsel itu.

Ia menerangkan, pembayaran dan besaran THR yang harus dibayarkan oleh pihak perusahaan atau pengusaha mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 6 tahun 2021 tentang pembayaraan THR keagamaan bagi pekerja atau buruh oleh peruhasaan.

“Dengan adanya ketentuan yang sudah sangat jelas itu, maka wajib hukumnya bagi perusahaan membayarkan THR untuk karyawannya tepat waktu, dan tidak ada alasan untuk tidak membayarnya,” terangnya.

Baca Juga :  Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Ia mengatakan, kalau ada perusahaan atau pengusaha yang tidak membayarkan THR, maka para karyawan atau pekerja bisa meloporkannya kepada instansi terkait, dan tentunya akan ada konsekuensi atau sanksi yang akan diberikan kepada perusahan tersebut karena telah mengabaikan peraturan yang telah belaku.

“Jadi, kita berharap semua perusahaan atau pengusaha mematuhi ketentuan ini, jangan mengabaikan hak buruh yang harus wajib dibayar, bayarlah sesuai ketentuan yang berlaku, jangan asal bayar atau terkesan sekedar melepas tanggung jawab, dan saya meminta kepada dinas terkait untuk dapat terus melakukan pengawasan dan sigap menerima laporan karyawan terkait masalah THR ini,” kata H. M. Farid Yusran. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan
Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta
Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Rabu, 4 November 2026 - 06:19 WIB

Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 14:44 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 13:04 WIB

Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Berita Terbaru