Viral, Kepiting Tapal Kuda Berdarah Biru yang Kaya Manfaat

- Jurnalis

Selasa, 5 Maret 2024 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – Kepiting tapal kuda menjadi viral di media sosial karena darahnya berwarna biru dan keberadaannya yang purba, telah ada sejak lebih dari 400 juta tahun yang lalu. Kepiting ini memiliki darah berwarna biru karena mengandung pigmen pernapasan berbasis tembaga atau hemosianin.

Harga darah kepiting tapal kuda sangat fantastis, mencapai Rp734 juta per 3,7 liter. Hal ini dikarenakan darah kepiting tapal kuda memiliki manfaat besar bagi kehidupan manusia. Darah biru ini digunakan dalam pembuatan vaksin dan obat-obatan karena mengandung sel kekebalan yang sensitif terhadap bakteri beracun.

Para ilmuwan menggunakan darah kepiting tapal kuda untuk mengembangkan tes Limulus Amebosit Lisat (LAL), yang memeriksa kontaminasi pada vaksin dan mendeteksi patogen dalam obat-obatan penting seperti antibiotik suntik. Lebih dari 100 vaksin sedang diuji menggunakan darah kepiting tapal kuda, sehingga kepiting ini sangat berjasa dalam membantu kehidupan manusia.

Selain itu, darah biru kepiting tapal kuda juga digunakan untuk menguji kotoran berbahaya dalam vaksin, prostetik, dan obat-obatan intravena. Hal ini membuatnya sangat diminati oleh peneliti medis dan pembuat obat serta perangkat medis.

Kepiting tapal kuda juga memiliki manfaat bagi ekosistem. Telur mereka menjadi “camilan bergizi” bagi burung-burung pantai dan ikan. Cangkang keras mereka juga menjadi habitat mikro bagi berbagai spesies lainnya seperti spons, kepiting bakau, remis, dan siput.

Namun, kehidupan berdampingan dengan manusia dapat sulit bagi kepiting tapal kuda. Selain digunakan sebagai umpan memancing, mereka juga menjadi korban polusi, naiknya permukaan air laut, dan aktivitas pembangunan.

Secara keseluruhan, kepiting tapal kuda bukan hanya menjadi benda viral di media sosial karena keunikan darahnya, tetapi juga karena peran pentingnya dalam pembuatan vaksin dan obat-obatan serta ekosistem pesisir.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Berita Terbaru

Raisa dan Mathis Molinie Kian Disorot, Foto Bareng Picu Dugaan Hubungan Spesial. Instagram @raisa6690

Entertainment

Raisa Pamer Foto Bersama Mathis Molinie, Rumor Asmara Makin Panas

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:29 WIB