Dewan Minta Dinas Pertanian Awasi Pendistribusian Pupuk Bersubsidi

- Jurnalis

Selasa, 6 Februari 2024 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Barito Utara, H Tajeri dari fraksi Gerindra.Foto Delia/1tulah.com

Anggota DPRD Barito Utara, H Tajeri dari fraksi Gerindra.Foto Delia/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh- Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Tajeri meminta Dinas Pertanian setempat mengawasi pendistribusian pupuk bersubsidi, sehingga tepat sasaran dan bermanfaat bagi petani yang memerlukan.

Politisi Partai Gerindra ini meminta adanya pengawasan, sehubungan banyaknya keluhan petani jika pupuk bersubsidi sulit di dapat dan harga mahal.

“Kami baru saja reses, banyak warga dan petani di mengeluhkan pupuk subsidi sulit di dapat dan harga mahal. Maka dari itu penyaluran pupuk subsidi harus benar-benar diperhatikan dan diawasi,” kata H Tajeri, Selasa 06 Februari 2024.

Baca Juga :  Terima SK dari DPP PAN, H. Liangsoi Nahkodai DPD PAN Murung Raya Periode 2024-2029

Dia menambahkan, dilakukan pengawasan agar distribusi pupuk bersubsidi ini penyalurannya betul-betul tepat sasaran. Kemudian juga mampu memenuhi kebutuhan petani secara keseluruhan dengan sesuai ketentuan yang berlaku.

Lagi tambahnya, penyaluran pupuk ini sudah ada regulasinya serta pupuk yang dibagikan dibatasi tidak boleh melebihi ketentuan. Hal itu tujuannya agar petani bisa merasakan semua program pupuk subsidi tersebut.

“Dinas Pertanian harus meningkatkan pengawasannya dalam penyaluran pupuk ini, jangan sampai satu orang petani itu melebihi ketentuan yang telah ditetapkan, sehingga hal tersebut dapat menyebabkan stok pupuk menipis dan petani lainnya tidak dapat,” tegasnya.

Baca Juga :  Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter

Selain itu, Tajeri mengingatkan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara agar penyaluran pupuk bersubsidi jangan sampai dimanfaatkan oknum yang berada di luar lingkup pertanian yang pada akhirnya hanya malah merugikan petani.

“Makanya, pengawasan terhadap penyalurannya sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya penjualan yang tidak sesuai regulasi,” ujar Tajeri.(*)

Penulis : Delia Anisya Fitri

Berita Terkait

Raperda 2026 Disetujui, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pengentasan Kemiskinan
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat
Raperda 2026, Fraksi KIR Nyatakan Menerima Usulan Bupati Barito Utara
Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat
Terima SK dari DPP PAN, H. Liangsoi Nahkodai DPD PAN Murung Raya Periode 2024-2029
DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter
Dina Maulidah Reses di Laung Tuhup, Serap Aspirasi Pendidikan dan Kepemudaan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:42 WIB

Raperda 2026 Disetujui, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pengentasan Kemiskinan

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 21:51 WIB

Raperda 2026, Fraksi KIR Nyatakan Menerima Usulan Bupati Barito Utara

Senin, 21 September 2026 - 12:15 WIB

Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Minggu, 20 September 2026 - 11:32 WIB

Terima SK dari DPP PAN, H. Liangsoi Nahkodai DPD PAN Murung Raya Periode 2024-2029

Minggu, 20 September 2026 - 05:25 WIB

DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis

Sabtu, 19 September 2026 - 13:06 WIB

Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter

Sabtu, 19 September 2026 - 10:09 WIB

Dina Maulidah Reses di Laung Tuhup, Serap Aspirasi Pendidikan dan Kepemudaan

Berita Terbaru