Pemprov Kalteng Gelar Pasar Penyeimbang di Kelurahan Beriwit Kabupaten Murung Raya

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2024 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Kalteng H. Edy Pratowo menyerahkan paket sembako secara simbolis. Foto:Istimewa

Wagub Kalteng H. Edy Pratowo menyerahkan paket sembako secara simbolis. Foto:Istimewa

1tulah.com, PURUK CAHU-Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng H. Edy Pratowo membuka kegiatan Pasar Penyeimbang, Pasar Murah dan Operasi Pasar yang berlokasi di Halaman Kantor Kelurahan Beriwit, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Rabu (31/1/2024).

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias masyarakat setempat. Mereka menyambut kedatangan Wagub dan rombongan. Wagub mengatakan Pemprov Kalteng ikut prihatin atas musibah banjir yang melanda Kabupaten Murung Raya beberapa waktu lalu.

“Kami mendapat informasi bahwa banjir kemarin adalah yang paling parah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika dalam penanganannya memang memerlukan dukungan Pemerintah Provinsi, kami akan melakukan langkah-langkah segera melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah seperti pembuatan dapur umum, evakuasi warga, pemberian kesehatan, dan lain-lain yang diperlukan support Pemerintah Provinsi,” ujarnya.

Wagub mengungkapkan kegiatan Pasar Penyeimbang, Pasar Murah dan Operasi Pasar ini digelar dalam rangka melihat kenaikan harga kebutuhan pokok paska banjir, agar harga tetap stabil dan masyarakat Kabupaten Murung Raya bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan baik.

“Hari ini di Kelurahan Beriwit tersedia 2000 paket sembako, besok kegiatan yang sama juga digelar di Desa Muara Lawung dan tersedia 1000 paket sembako. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berlanjut ke depannya,” kata Wagub.

Baca Juga :  Kecamatan Batura Sampaikan Kendala Dalam Pembangunan

Wagub menjelaskan pada Pasar Penyeimbang ini disediakan paket sembako senilai Rp200 ribu dan disubsidi Pemerintah Provinsi sebesar Rp150 ribu, sehingga masyarakat menebus dengan harga Rp50 ribu.

“Namun setelah kami diskusi, kami sepakat bahwa Rp50 ribunya kami subsidi lagi sehingga paket sembakonya gratis untuk masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Pj Bupati Murung Raya Hermon menyampaikan kondisi harga pangan di Kabupaten Murung Raya sangat bergantung dengan kondisi air, yang mana bisa menjadi penghambat dalam pendistribusian kebutuhan pokok untuk masyarakat.

“Kami juga melakukan berbagai upaya dalam menekan inflasi di Kabupaten Murung Raya, salah satunya gerakan menanam cabai sebanyak 1.600 bibit yang dilaksanakan di sepuluh kecamatan. Karena cabai termasuk salah satu komoditas penyebab inflasi tinggi di Kabupaten Murung Raya, maka kami akan membagikan bibit cabai gratis beserta polybag nya,” bebernya.

Saat dibincangi usai membuka kegiatan Pasar Penyeimbang, Wagub mengatakan bahwa situasi negara dan dunia yang tidak menentu saat ini mempengaruhi kehidupan masyarakat, salah satunya ketersediaan pangan yang menyebabkan sumber-sumber pangan mengalami kenaikan harga.

Baca Juga :  Wakili Pemprov Buka Operasi Pasar Murah di Barsel, Ssttt…Sekda Kalteng ‘Turun Gunung’?

“Bapak Presiden juga menginstruksikan agar kita harus menjaga ketahanan pangan di wilayah kita masing-masing, jangan sampai terjadi inflasi. Melalui gerakan Pasar Penyeimbang, Pasar Murah dan Operasi Pasar ini, kita harapkan menjadi stimulus kepada masyarakat yang menerima agar masyarakat betul-betul mendapatkan harga kebutuhan pokok sebagaimana mestinya,” tuturnya.

Wagub menyebut, kegiatan ini bertujuan untuk stabilisasi harga pangan di wilayah Kalteng agar tidak terjadi lonjakan. “Beberapa waktu lalu kegiatan yang sama juga dilaksanakan di Sampit, Katingan, Kapuas dan Pulang Pisau, hari ini di Murung Raya, besok Barito Utara dan besoknya lagi di Barito Selatan,” tandasnya.

Sebagai informasi paket sembako pada kegiatan Pasar Penyeimbang di Kabupaten Murung Raya ini berisikan beras 5 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 liter, susu 1 kaleng, teh 2 kotak, dan kopi 2 bungkus.

Tampak hadir Kepala Perangkat Daerah lingkup Prov. Kalteng, unsur Forkopimda Kabupaten Murung Raya, dan jajaran Pemkab Murung Raya.  (Delia)

Berita Terkait

Polisi Masih Selidiki Motif Mantan Kades Mabuan Tewas Gantung Diri
Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda
Berembus Kabar Sejumlah Pj Kepala Daerah Hendak Ikutan Pilkada, Mendagri Tito: Bawaslu Tolong Diawasi!
Hermon Ajak ASN Tingkatkan Kinerja
Ditemukan Gantung Diri di Dalam Rumahnya, Kondisi Jasad Mantan Kades Desa Mabuan Memprihatinkan
Dorong Ekonomi Daerah, Legislator Kalteng: Gandeng Stakeholder untuk Mengembangkan Sektor Strategis
Draf RUU Penyiaran Ancam Kebebasan Berekspresi Sineas, Nia Dinata: “Mimpi Buruk Baru!”
Pemuda Disabilitas di Barsel Ditemukan Tak Bernyawa di Perkebunan, Apa Dugaan Penyebabnya?
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 06:52 WIB

Polisi Masih Selidiki Motif Mantan Kades Mabuan Tewas Gantung Diri

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:18 WIB

Waspadai Potensi Tindak Kejahatan di Malam Hari, Legislator Kalteng Sarankan Ini ke Pemda

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:07 WIB

Berembus Kabar Sejumlah Pj Kepala Daerah Hendak Ikutan Pilkada, Mendagri Tito: Bawaslu Tolong Diawasi!

Rabu, 19 Juni 2024 - 10:24 WIB

Hermon Ajak ASN Tingkatkan Kinerja

Rabu, 19 Juni 2024 - 06:44 WIB

Ditemukan Gantung Diri di Dalam Rumahnya, Kondisi Jasad Mantan Kades Desa Mabuan Memprihatinkan

Selasa, 18 Juni 2024 - 17:05 WIB

Dorong Ekonomi Daerah, Legislator Kalteng: Gandeng Stakeholder untuk Mengembangkan Sektor Strategis

Selasa, 18 Juni 2024 - 16:53 WIB

Draf RUU Penyiaran Ancam Kebebasan Berekspresi Sineas, Nia Dinata: “Mimpi Buruk Baru!”

Selasa, 18 Juni 2024 - 14:40 WIB

Pemuda Disabilitas di Barsel Ditemukan Tak Bernyawa di Perkebunan, Apa Dugaan Penyebabnya?

Berita Terbaru