Mahfud MD Singgung Pengacara hingga Hakim Penipu di Depan Mahasiswa Padang

- Jurnalis

Minggu, 17 Desember 2023 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahfud MD di depan mahasiswa Padang (sumber: suara.com)

Mahfud MD di depan mahasiswa Padang (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Mahfud MD, Cawapres nomor urut 3 melakukan orasi ilmiah di hadapan mahasiswa Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, Minggu (17/12/2023). Dalam kesempatan itu, Ia menyampaikan tiga pesan.

“Pertama, setelah wisuda Anda akan masuk ke laboratorium yang sesungguhnya yaitu kehidupan masyarakat itu sendiri,” ujar Mahfud MD dalam keterangannya, Minggu (17/12/2023).

Mahfud MD mengatakan, dalam perkuliahan jika mengalami kegagalan dalam mata kuliah masih dapat mengulang. Hal ini nantinya akan berbeda saat sudah lulus.

Maka karena itu, Mahfud MD mengingatkan kepada seluruh mahasiswa agar dapat berhati-hati dalam menjalani kehidupan usai menyandang gelar sebagai seorang sarjana.

Baca Juga :  Polri Siap Berantas Oknum Haji Ilegal Melalui Satgas Haji

Menkopolhukam itu juga menyinggung terkait ijazah yang belum tentu menjadi bukti seseorang sebagai pribadi yang mempunyai intelektual tinggi. Mahfud MD mengutip pernyataan Bung Hatta, tentang tanggung jawab intelegensia.

Karena, sarjana adalah suatu keahlian informal sedangkan intelektualitas yakni kemuliaan moral. Setiap wisudawan/wisudawati harus bisa menjadi seorang intelek yang bukan hanya sebatas sarjana.

“Kerap kali kesarjanaan itu bisa digunakan sebagai alat untuk menipu,” ucapnya.

Alumni UGM tersebut mencontohkan seorang ahli hukum yakni, pengacara, akademisi, hakim, jaksa dan sebagainya yang banyak memakai keahliannya untuk menipu. Dengan makna lain, pasal-pasal hukum tersebut tidak dapat diperjualbelikan.

Baca Juga :  Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

“Kalau intelektual, tumpuannya moral,” ujarnya.

Pesan yang terakhir, Mahfud Md mengingatkan agar semya pihak tidak sombong dalam menggunakan sebuah logika. Karena, diats logika masih ada yang dapat menunjukkan kebenarnan di samping kebenaran logis.

Mahfud mengatakan, pertemuan antara kebenaran hati dengan kebenaran logika biasanya menjadi public common sense dan itulah yang menjadi kebenaran publik.

“Oleh karena itu, tidak boleh ada individu yang sombong dengan sebuah ilmu, namun juga harus mengutamakan perilaku mulia dan memihak kepentingan Masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China
UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak
KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai
Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: “Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!”
Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam
Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:17 WIB

Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China

Rabu, 22 April 2026 - 15:16 WIB

UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak

Rabu, 22 April 2026 - 14:37 WIB

KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 - 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam

Rabu, 22 April 2026 - 07:15 WIB

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 13:55 WIB

BMKG Imbau Warga Waspada Pasca Gempa Magnitudo 6,0 di Timor Tengah Utara

Berita Terbaru