Ada Apa! Ratusan Warga Desa Palurejo Datangi Kantor Bupati Barsel

- Jurnalis

Selasa, 28 November 2023 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Sekda, Eddy Purwanto didampingi Kapolres Barsel, AKBP Yusfandi Usman, saat menerima kedatangan beberapa perwakilan dari warga masyarakat Desa Palurejo yang mmeinta bantuan kepada pemerintah daerah setempat untuk menuntuk haknya, Senin (27/11/2023). 
Foto. Alifansyah/1tulah.com

Sekda, Eddy Purwanto didampingi Kapolres Barsel, AKBP Yusfandi Usman, saat menerima kedatangan beberapa perwakilan dari warga masyarakat Desa Palurejo yang mmeinta bantuan kepada pemerintah daerah setempat untuk menuntuk haknya, Senin (27/11/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Ratusan warga Desa Palurejo, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), mendatangi kantor Bupati setempat, Senin (27/11/2023).

Kedatangan mereka itu merupakan bentuk penyampaian aspirasi atau meminta bantuan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel, terhadap permasalahan yang mereka alami hingga kini tak kunjung selesai.

Hal tersebut adalah kelanjutan dari permasalahan adanya dugaan kerusakan beberapa tempat tinggal warga Desa Palurejo yang terdampak akibat aktivitas salah satu perusahaan tambang batubara yaitu PT. Multi Tambang Jaya Utama (MUTU).

Pasalnya sebanyak 327 rumah warga Desa Palurejo mengalami kerusakan akibat efek getaran dari blasting (peledakan dilokasi tambang) yang dilakukan oleh pihak PT. MUTU pada tanggal 18-19 Agustus 2023 lalu.

Maka dari itu, Kapolres Barsel, AKBP Yusfandi Usman bersama pemerintah daerah dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Eddy Purwanto mengundang pihak warga Desa Palurejo dan PT. MUTU bersama-sama untuk membahas dan mencari solusi dari permasalahan tersebut.

Baca Juga :  Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan

“Hari ini kita bersama tim sudah melakukan rapat mediasi bersama warga Desa Palurejo untuk mendengar dan mencari solusi atas keluhan masyarakat terkait kegiatan blesting di PT. MUTU,” ujar Sekda kepada wartawan usai memimpin rapat.

Ia menuturkan, dari hasil mediasi tersebut, pihak PT. MUTU mempersilahkan pemerintah daerah agar membentuk tim untuk melakukan pengecekkan dilapangan terutama rumah-rumah warga yang terdampak dan sarana lainnya yang ada di Desa Palurejo.

“Sehingga kita bisa mengambil langkah-langkah kedepannya, apakah itu pergantian ataupun perbaikan sebagai mana mestinya, dan tim ini akan bekerja cepat, karena sesuai kesepakan waktu kita hanya 30 hari untuk bisa menyelesaikan masalah ini,” tutur Eddy Purwanto.

Sementara, Kapolres Barsel mengatakan, dalam rapat mediasi tersebut, pihak PT. MUTU bersedia memenuhi tuntutan warga Desa Palurejo tetapi harus didahului oleh tim terpadu yang dibentuk pemerintah daerah setempat yaitu Satuan Tugas (Satgas) Penanganan konflik sosial yang akan turun kelapangan untuk mengecek dampak tersebut.

Baca Juga :  Anggaran Cekak, DPRD Kalteng Beri Sinyal Formasi CPNS 2026 Tak Ada Lowongan

Bahwa, lanjutnya, dalam penanganan konflik sosial sudah ada undang-undangnya nomor 7 tahun 2012, bahwa pemerintah daerah berperan penting bersama Forkopimda dalam membentuk Satgas penanganan konflik sosial yang ada di daerahnya masing-masing.

Ia menambahkan, sebab, permasalahan di tengah-tengah masyarakat tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, maka dari itu, Polres Barsel bersama dengan pemerintah daerah berkomitmen untuk selalu hadir dan memberikan solusi terbaik tanpa harus mengganggu situasi Kamtibmas di daerah.

“Dengan adanya tim terpadu ini, kita berharap dapat menjadi sarana dalam mencari solusi setiap masalah dan konflik sosial di tengah-tengah masyarakat, sehingga terwujudnya situasi yang aman dan kondusif di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” kata AKBP Yusfandi Usman. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Berita Terbaru