BPBD Barito Utara Sampaikan Ekspose Akhir Dokumen Kajian Bencana

- Jurnalis

Jumat, 10 November 2023 - 04:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara  melaksanakan paparan atau ekspose akhir pembuatan dokumen kajian resiko bencana, rencana penanggulangan bencana dan rencana kontijensi bencana di Kabupaten Barito Utara, Kamis (9/11/2023). Foto:Delia/1tulah.com

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara melaksanakan paparan atau ekspose akhir pembuatan dokumen kajian resiko bencana, rencana penanggulangan bencana dan rencana kontijensi bencana di Kabupaten Barito Utara, Kamis (9/11/2023). Foto:Delia/1tulah.com

1tulah.com, MUARA TEWEH-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara  melaksanakan paparan atau ekspose akhir pembuatan dokumen kajian resiko bencana, rencana penanggulangan bencana dan rencana kontijensi bencana di Kabupaten Barito Utara. Kegiatan yang dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Eveready Noor sekaligus membuka kegiatan, kepala perangkat daerah, Camat se-Barito Utara, kepala bagian lingkup Sekretariat Daerah dan undangan lainnya ini, bertempat di salah satu aula hotel dalam kota Muara Teweh, Kamis, (9/11/2023).

Pj Bupati Barito Utara Drs Muhlis dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Eveready Noor mengatakan, berdasarkan Indeks Rawan Bencana Indonesia (IRBI) yang dikeluarkan BNPB bahwa Kabupaten Barito Utara termasuk wilayah yang memiliki kategori resiko sedang.

Baca Juga :  Bupati Barito Utara Tinjau Jembatan di Montallat, Minta Perbaikan Segera Jembatan Petake

“Meskipun di daerah kita tergolong resiko sedang, namun kita tetap harus selalu waspada. Karena bencana dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Bencana yang sering terjadi di wilayah kita adalah bencana banjir dan tanah longsor, serta kebakaran hutan dan lahan,” kata Eveready Noor.

Baca Juga :  Tegas! Istana Bantah Isu Reshuffle Kabinet Prabowo dan Rumor Mundurnya Menkeu Purbaya

Dikatakan Asisten I, dampak bencana tersebut, menimbulkan kerugian yang tidak sedikit, baik itu harta benda, kerusakan lingkungan, dampak psikologis bagi masyarakat, bahkan adanya korban jiwa.

Untuk itu, ujarnya, diperlukan langkah-langkah dan kebijakan yang strategis dalam upaya mengurangi dampak terjadinya bencana. Penanggulangan bencana harus dilaksanakan secara efektif, lebih terarah dan terstruktur.

“Dimulai dari pengkajian terhadap tingkat kerentanan, kapasitas serta potensi dampak kerugian akibat bencana, sehingga kita mampu memahami dan mengetahui tingkat resiko bencana di wilayah kita,” jelasnya. (Delia)

Berita Terkait

3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu ’98 Jilid 2
Polisi Bubarkan Paksa Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Tawangmangu Usai Ditekan Massa
Bupati Barito Utara Tinjau Jembatan di Montallat, Minta Perbaikan Segera Jembatan Petake
Tim Gabungan Tangkap Tiga Pria Diduga Pengguna Sabu di Jakarta Utara saat Patroli
Kerugian PAD Miliaran Rupiah! DPRD Kalteng Desak Pemerintah Pusat Percepat Operasional Pelabuhan Batanjung
Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang
Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bentuk Akuntabilitas Pemda dalam Mengelola Keuangan Daerah
Tegas! Istana Bantah Isu Reshuffle Kabinet Prabowo dan Rumor Mundurnya Menkeu Purbaya
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:42 WIB

3 Faktor Utama yang Bikin Pemerintahan Prabowo Sulit Digoyang Isu ’98 Jilid 2

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:34 WIB

Polisi Bubarkan Paksa Perkemahan Pemuda Ahmadiyah di Tawangmangu Usai Ditekan Massa

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:54 WIB

Bupati Barito Utara Tinjau Jembatan di Montallat, Minta Perbaikan Segera Jembatan Petake

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Tim Gabungan Tangkap Tiga Pria Diduga Pengguna Sabu di Jakarta Utara saat Patroli

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:33 WIB

Kuota Produksi Batubara 2026 Dipangkas Jadi 600 Juta Ton, Badai PHK Hantui Sektor Tambang

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:09 WIB

Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bentuk Akuntabilitas Pemda dalam Mengelola Keuangan Daerah

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:16 WIB

Tegas! Istana Bantah Isu Reshuffle Kabinet Prabowo dan Rumor Mundurnya Menkeu Purbaya

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:23 WIB

Dandim 1013/Mtw Gandeng Insan Pers Dukung Kondusifitas Murung Raya

Berita Terbaru