Polisi Tangkap Komplotan Pengedar Uang Palsu di Pandeglang, Nilainya Capai Rp 15 Triliun

- Jurnalis

Rabu, 19 Juli 2023 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Uang. Sumber foto : suara.com

Ilustrasi Uang. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pandeglang menangkap komplotan pengedar uang palsu di wilayah Pandeglang.

Dari tangan para pelaku polisi mengamankan uang palsu dalam pecahan rupiah, dolar, dan Euro.

polisi mengamankan nominal uang palsu sebesar Rp 15 triliun.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Shilton pada Selasa (18/7/2023) kemarin mengatakan, lima tersangka berinisial LJ, AA, GA, SB, dan AR ditangkap secara terpisah.

“Dari penangkapan pertama kami yaitu LJ, AA, dan AA di rumah tersangka AA di Kecamatan Pagelaran, kami berhasil menyita sekitar Rp300 juta (dalam mata uang rupiah). Selain itu, kami juga menemukan sekitar 900 lembar uang US dollar dan 100 lembar uang Euro, yang totalnya jika dikonversi ke rupiah mencapai kurang lebih Rp 15 triliun,” ujar dia.

Baca Juga :  Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Polisi sudah mengintai komplotan ini sejak lama.

Pada April lalu, GA, SB, dan AR datang ke rumah LJ dengan membawa uang palsu senilai Rp 300 juta.

Uang palsu tersebut dibeli oleh LJ dengan harga Rp 150 juta.

“Uang palsu sejumlah Rp 300 juta tersebut dibeli dengan harga Rp150 juta, jadi pertukaran dua banding satu,” ungkap Shilton.

Baca Juga :  Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Berdasarkan pengakuan para tersangka, mereka belum sempat mengedarkan uang palsu tersebut.

Hingga kini polisi masih memburu pelaku yang mencetak uang palsu tersebut.

Para tersangka mengakui bahwa uang palsu tersebut belum sempat diedarkan.

Pencarian masih dilakukan untuk menangkap pencetak uang palsu terkait.

Selain menyita uang palsu, polisi juga berhasil mengamankan dua senjata api jenis airsoft gun.

Senjata-senjata itu milik tersangka LJ dan digunakan untuk berjaga-jaga.

Nantinya, uang itu akan diuji coba oleh Bank Indonesia (BI) Banten, untuk mengetahui kualitas serta melengkapi bahan penyidikan.

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru