Transportasi di Jawa Tengah Belum Ramah Kaum Difabel, Ganjar Pranowo Mana?

- Jurnalis

Rabu, 12 Juli 2023 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

otret Ketua Ketua Sejiwa Foundation, Yuktiah Proborini saat ditemui di Kantor Bappeda Jateng, Selasa (11/7) [Suara.com/Ikhsan)

otret Ketua Ketua Sejiwa Foundation, Yuktiah Proborini saat ditemui di Kantor Bappeda Jateng, Selasa (11/7) [Suara.com/Ikhsan)

1TULAH.COM– Ketua Sejiwa Foundation, Yuktiah Proborini mengungkapkan fakta tersembunyi di balik layanan transfortasi umum di Provinsi Jawa Tengah.

Sejauh ini, ia menyebutkan bahwa pemerintah Jawa Tengah belum menyediakan sarana transfortasi umum yang ramah bagi para penyandang disabilitas atau difabel. Hah, Ganjar Pranowo mana?

Tidak dipungkiri lagi kalau transportasi umum jadi salah satu unsur paling penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dalam beraktivitas.

Sayangnya, tidak semua transportasi umum ramah untuk semua kalangan khusus penyandang disabilitas.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Sejiwa Foundation, Yuktiah Proborini. Ia pun menuntut pemerintah Jawa Tengah untuk memperbaiki akses transportasi agar bisa dinikmati oleh kalangan disabilitas.

“Mewakili penyandang disabilitas, kami juga pengen menikmati transportasi publik yang murah dan dapat dijangkau dengan mudah,” ucap perempuan yang akrab disapa Yuktiasih saat ditemui di Kantor Bappeda Jateng, Selasa (11/7/2023).

Baca Juga :  Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Yuktiasih beralasan apabila anak-anak penyandang disabilitas bisa menikmati transportasi publik. Maka bisa menekan biaya pengeluran untuk transportasi.

“Jika sekolah-sekolah dan transportasi ramah bagi mereka. Orang tua yang tidak bisa mengantar anaknya ke sekolah jadi tidak khawatir,” terangnya.

Ia menuntut pemerintah berlaku adil, transportasi umum yang diberi subsidi jangan hanya bus Trans Semarang dan Jateng saja.

Sebab tarif transportasi online yang cukup ramah bagi disabilitas terlampu mahal. Sehingga harus menguras isi dompet untuk keperluan transportasi sekolah.

“Ayolah kita sama-sama bergerak bareng dan memikirkan kalangan disabilitas untuk Indonesia lebih baik dan manusiawi lagi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

Yuktiasih juga sering kali kerepotan ketika dirinya berpergian menggunakan kereta api. Ia sering kesulitan ketika memasuki gerbong tempat duduk.

“Ada baiknya PT. KAI pesen gerbong ke PT. INKA industri kereta api yang di Magelang untuk membuatkan gerbong baru yang memperhatikan aspek keramahan kalangan disabilitas,” jelasnya.

“Sehingga kalau pintu gerbong dibuat lebih lebar, kursi roda bisa lewat,” tambahnya.

Kendati begitu, Yuktiasih merasa senang ketika melihat fasilitas ram yang berada di jalur pengguna kursi roda Stasiun Tawang, Semarang.

“Kami berharap stasiun lainnya mau menyediakan fasilitas yang sama. Karena penyandang disabilitas di Indonesia nggak hanya saya,” tukasnya. (Sumber:Suara.com)

 

 

Berita Terkait

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan
Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta
Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Rabu, 4 November 2026 - 06:19 WIB

Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 14:44 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 13:04 WIB

Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Berita Terbaru