Bikin Geger! Isu Pertemuan Komunitas LGBT se-ASEAN di Jakarta, MUI Langsung Minta Pemerintah Menolak

- Jurnalis

Rabu, 12 Juli 2023 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Majelis Ulama Indonesia (MUI). [Dok. mui.or.id]

Logo Majelis Ulama Indonesia (MUI). [Dok. mui.or.id]

1TULAH.COM-Isu bakan berlangsungnya pertemuan aktivis dan komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) se-ASEAN di Jakarta, membuat geger.

Penolakan-penolakan pun berdatangan dari sejumlah elemen masyarakat dan Ormas Keagamaan. Terdepan adalah MUI yang meminta langsung ke pemerintah agar tidak memberikan izin penyelenggaraan pertemuan aktivis LGBT se-ASEAN ini, tak hanya di Jakarta, tetapi juga di seluruh wilayah Negara Indonesia.

Namun, sejauh ini aparat berwajib belum menemukan tanda-tanda atau tempat-tempat yang akan menjadi tempat penyelenggaraan pertemuan LGBT yang disebutan pada Juli 2023 ini.

Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas meminta pemerintah jangan pernah memberi izin agenda pertemuan komunitas LGBT se-ASEAN di Jakarta, maupun di wilayah lain di Indonesia.

“MUI mengingatkan dan mengimbau pihak pemerintah agar jangan memperkenankan dan memberi izin terhadap diselenggarakannya acara tersebut,” kata Anwar dalam keterangan tertulis, Selasa (11/7/2023).

Baca Juga :  Golkar Menargetkan Capai 60% Suara pada Pilkada 2024

Anwar mengingatkan, bila pemerintah mengizinkan, maka sama saja melanggar ketentuan yang telah ditetapkan oleh konstitusi.

Ia pun menyinggung Pasal 29 ayat 1 UUD 1945 yang menyatakan bahwa negara Indonesia berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Anwar menyebut kegiatan LGBT tersebut bertentangan dengan nilai-nilai dari ajaran agama, terutama enam agama yang diakui di Indonesia yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu.

“Tidak ada satupun dari agama-agama tersebut yang mentolerir praktik LGBT,” pungkas Wakil Ketua Umum MUI.

Polisi Turun Tangan

Sementara itu, polisi tengah menyelidiki informasi mengenai adanya rencana pertemuan LGBT se-ASEAN di Jakarta.

Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Metro Jaya Kombes Hirbak Wahyu Setiawan menyampaikan sampai saat ini kepolisian masih menyelidiki informasi tersebut.

Baca Juga :  Yakin Menang di MK, Yusril: Hasil Pilpres Dinyatakan Final dan Prabowo-Gibran Siap Dilantik Tanggal 20 Oktober 2024

“Iya sedang kita cari tahu benar atau enggak,” katanya, Selasa (11/7/2023).

Hirbak juga telah melakukan pengecekan jadwal dan agenda acara ke beberapa lokasi seperti hotel ataupun gedung pertemuan di Jakarta.

“Kita cek (jadwal) di hotel juga enggak ada, semua acara-acara di hotel juga enggak ada, di tempat lain enggak ada,” katanya.

Hirbak juga menambahkan sampai saat ini belum ada pihak yang mengajukan izin dan tidak ada pemberitahuan juga terkait kegiatan tersebut.

“Sampai saat ini belum ada yang mengajukan izin dan tidak ada pemberitahuan juga mengenai acara tersebut, ” katanya.

Sebelumnya beredar informasi dari akun Instagram @aseansogiecaucus akan menggelar acara komunitas LGBT se-ASEAN yang akan digelar pada 17-21 Juli 2023 di Jakarta. Namun tidak lama kemudian informasi tersebut dihapus oleh akun tersebut. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut
Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis
Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam
DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!
Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024
Rika Tolentino Kato, Istri Kedua Yusril Ihza Mahendra Ini Bak Gadis Usia 20-an
Usai Lebaran, Pertamina Pastikan Stok Gas 3Kg di Seluruh Indonesia Tak Akan Langka
Bongkar Habis Sengketa Pilpres 2024; Pengamat: Presiden Jokowi dan 8 Menteri Ini Seharusnya Bersaksi di Sidang MK
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 08:30 WIB

Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut

Selasa, 16 April 2024 - 06:41 WIB

Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis

Selasa, 16 April 2024 - 06:00 WIB

Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam

Selasa, 16 April 2024 - 05:41 WIB

DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!

Senin, 15 April 2024 - 16:13 WIB

Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024

Senin, 15 April 2024 - 13:27 WIB

Rika Tolentino Kato, Istri Kedua Yusril Ihza Mahendra Ini Bak Gadis Usia 20-an

Senin, 15 April 2024 - 13:11 WIB

Usai Lebaran, Pertamina Pastikan Stok Gas 3Kg di Seluruh Indonesia Tak Akan Langka

Senin, 15 April 2024 - 12:51 WIB

Bongkar Habis Sengketa Pilpres 2024; Pengamat: Presiden Jokowi dan 8 Menteri Ini Seharusnya Bersaksi di Sidang MK

Berita Terbaru

Ilustrasi puasa syawal (sumber: suara.com)

Khazanah

Ingin Puasa Syawal Enam Hari Tapi Tak Berurutan, Bolehkah?

Selasa, 16 Apr 2024 - 17:15 WIB