5 Juni Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Intip Sejarahnya

- Jurnalis

Senin, 5 Juni 2023 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejarah hari lingkungan hidup sedunia 5 Juni (Pamjpat/Pixabay)

Sejarah hari lingkungan hidup sedunia 5 Juni (Pamjpat/Pixabay)

1tulah.com – Hari Lingkungan Hidup Sedunia selalu diperingati masyarakat dunia setiap tanggal 5 Juni. Peringatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan setiap individu betapa pentingnya menjaga dan merawat lingkungan hidup.

Selain itu bagaimana kita dapat mengambil langkah-langkah untuk mengatasinya.
Sebab, bumi merupakan satu-satunya tempat hidup dan tinggal manusia.

Lingkungan hidup menjadi isu penting yang sudah jadi perhatian sejak lama. Banyaknya penebangan pohon memicu sejumlah potensi kerusakan alam yang berpotensi merusak ekosistem.

Mengapa kita harus merayakan hari lingkungan hidup sedunia?

Menurut indiatvnews.com, orang harus tahu tentang masalah lingkungan yang akan menjadi ancaman besar dalam waktu dekat. Penting untuk segera mengambil tindakan untuk menghindari masalah besar di kemudian hari. Kita harus belajar menjaga lingkungan kita. Hari Lingkungan Hidup Sedunia membantu kita mengetahui lebih banyak tentang perubahan lingkungan yang tidak kita sadari.

Sejarah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni

Peringatan atau hari lingkungan hidup sedunia didirikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1972 di Konferensi Stockholm tentang Lingkungan Manusia. Konferensi ini berlangsung dari 5-16 Juni 1972.

Baca Juga :  Orang Tua Diminta Tingkatkan Literasi Membaca Anak, Anggota DPRD Kalteng Duwel Rawing Berikan Tips Ini

Hari lingkungan hidup merupakan hasil diskusi yang dibuat tentang integrasi interaksi manusia dan lingkungan. Setelah dua tahun, pada tahun 1974, Hari Lingkungan Hidup Sedunia pertama dilakukan dengan tema ‘Only My Earth.’

Perserikatan Bangsa-Bangsa lalu menetapkan 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia untuk menyoroti bahwa perlindungan dan kesehatan lingkungan adalah masalah utama, yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan ekonomi di seluruh dunia.

Perayaan hari ini memberi kita kesempatan untuk memperluas dasar bagi pendapat yang tercerahkan dan perilaku yang bertanggung jawab oleh individu, perusahaan dan masyarakat dalam melestarikan dan meningkatkan lingkungan.

Tahun 1972 menandai titik balik dalam perkembangan politik lingkungan internasional, dengan konferensi besar pertama tentang isu-isu lingkungan, yang dikenal sebagai Konferensi tentang Lingkungan Manusia, atau Konferensi Stockholm.

Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023

Baca Juga :  Aksi Nyata Ketua TP PKK Barsel, Dukung Gerakan Transisi PAUD ke SD

Tahun ini, tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni adalah #BeatPlasticPollution. Polusi plastik telah menjadi perhatian mendesak di seluruh dunia. Ini memiliki efek buruk pada ekosistem, satwa liar, dan kesehatan manusia.

Tema ‘Beat Plastic Pollution’ bertujuan untuk menyoroti kebutuhan mendesak untuk mengatasi masalah ini dan menemukan solusi berkelanjutan. Ini menekankan peran individu, komunitas, dan pemerintah dalam mengurangi limbah plastik dan mempromosikan ekonomi sirkular.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia memiliki arti yang sangat besar di dunia saat ini. Ini berfungsi sebagai platform untuk menyatukan orang-orang dari semua lapisan masyarakat dalam upaya kolektif untuk melindungi planet ini.

Dengan berfokus pada tema-tema tertentu setiap tahun, Hari Lingkungan Hidup Sedunia meningkatkan kesadaran tentang tantangan lingkungan yang kritis dan mendorong individu untuk mengambil tindakan.

Itulah tadi penjelasan yang dapat ditemukan berkaitan dengan sejarah hari lingkungan hidup sedunia 5 Juni. Semoga bermanfaat. (suara.com).

Berita Terkait

Aksi Nyata Ketua TP PKK Barsel, Dukung Gerakan Transisi PAUD ke SD
PWI Tercoreng! Sanksi Dugaan Penyalahgunaan Dana UKW BUMN Belum Tuntas, Rp 691,2 Juta Menggantung
SYL Akui Beri Uang Kepada Firli Bahuri Rp1,3 M
Jumlahnya Rp71 T, Program Makan Bergizi Gratis Presiden Terpilih Prabowo Subianto Sudah Masuk RAPBN 2025
Menuju Masyarakat Desa Melek Digital: Ketua DPRD Kalteng Tekankan Pentingnya Infrastruktur Listrik dan Internet
Orang Tua Diminta Tingkatkan Literasi Membaca Anak, Anggota DPRD Kalteng Duwel Rawing Berikan Tips Ini
Dewan Imbau Masyarakat Barsel Waspada Penyebaran Penyakit DBD
Panggung Konser Dibakar, Polisi Sebut Penonton Ngamuk Karena Panitia Kabur
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 13:54 WIB

PWI Tercoreng! Sanksi Dugaan Penyalahgunaan Dana UKW BUMN Belum Tuntas, Rp 691,2 Juta Menggantung

Selasa, 25 Juni 2024 - 11:04 WIB

SYL Akui Beri Uang Kepada Firli Bahuri Rp1,3 M

Selasa, 25 Juni 2024 - 10:51 WIB

Jumlahnya Rp71 T, Program Makan Bergizi Gratis Presiden Terpilih Prabowo Subianto Sudah Masuk RAPBN 2025

Selasa, 25 Juni 2024 - 08:59 WIB

Menuju Masyarakat Desa Melek Digital: Ketua DPRD Kalteng Tekankan Pentingnya Infrastruktur Listrik dan Internet

Selasa, 25 Juni 2024 - 08:49 WIB

Orang Tua Diminta Tingkatkan Literasi Membaca Anak, Anggota DPRD Kalteng Duwel Rawing Berikan Tips Ini

Senin, 24 Juni 2024 - 17:33 WIB

Dewan Imbau Masyarakat Barsel Waspada Penyebaran Penyakit DBD

Senin, 24 Juni 2024 - 14:32 WIB

Panggung Konser Dibakar, Polisi Sebut Penonton Ngamuk Karena Panitia Kabur

Senin, 24 Juni 2024 - 05:46 WIB

Diperpanjang 2 Tahun, Jabatan 79 Kades dan 86 BPD se-Kabupaten Barsel

Berita Terbaru

Sprinter Lalu Muhammad Zohri (sumber: suara.com)

Olahraga

Tim Indonesia Tambah 4 Atlet Lolos ke Olimpiade 2024

Selasa, 25 Jun 2024 - 18:51 WIB