Makna Filosofi Pohon Hayat, Logo IKN yang Baru Ditetapkan oleh Presiden Jokowi

- Jurnalis

Rabu, 31 Mei 2023 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo IKN Nusantara pohon hayat ciptaan Aulia Akbar

Logo IKN Nusantara pohon hayat ciptaan Aulia Akbar

1TULAH.COM-Logo merupakan simbol filosofi dari sebuah entitas. Merujuk ke makna maupun nilai-nilai luhur nan adiluhung yang mengejawantahkan sebuah gambaran entitas.

Demikian pula halnya dengan Pohon Hayat. Logo IKN Nusantara ini terpilih sebagai logo resmi melalui sebuah sayembara yang diikuti secara terbuka oleh masyarakat Indonesia.

Pohon Hayat tidak sekadar logo IKN. Melainkan juga mengandung filosofi yang sangat mendalam bagi bangsa Indonesia. Berikut ulasannya!

Logo IKN Nusantara belum diputuskan sampai sekarang. Ada lima logo IKN nusantara yang disiapkan dan pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memilih logo yang tepat. Simak makna logo IKN Nusantara Pohon Hayat yang sudah terpilih di sini.

Ada lima konsep logo yang disiapkan untuk IKN Nusantara. Pemilihan logo IKN Nusantara ini berlangsung dari 4 April sampai 20 Mei 2023. Keikutsertaan masyarakat dalam pemilihan logo IKN Nusantara ini dimeriahkan dengan doorprize.

Pada akhirnya logo IKN Nusantara adalah logo bertema Pohon Hayat. Pemilihan logo IKN Nusantara yang berupa Pohon Hayat ini pun, sudah diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa, 30 Mei 2023.

Baca Juga :  Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Makna logo IKN Nusantara yang didesain oleh Aulia Akbar ini memiliki hubungan dengan Pancasila dan semangat kemerdekaan Indonesia.

Supaya lebih jelas dan dapat mengenal logo baru IKN Nusantara ini, berikut penjelasan dan makna logo IKN Nusantara.

  1. Memiliki lima akar di bagian bawah

Lima akar tersebut mewakili Pancasila yang memiliki lima pasal sebagai dasar negara.

  1. Memiliki tujuh batang di bagian tengah

Tujuh batang tersebut merepresentasikan tujuh pulau besar di Indonesia, yang artinya Indonesia adalah negara kepuluauan yang dipersatukan oleh lautan.

Ini juga melambangkan masyarakat Indonesia adalah masyarakat maritim dengan wawasan Nusantara, berupa laut dan alur sungai sebagai penghubung dalam satu lingkaran utuh, sebagai wujud kekayaan hayati di daratan yang melimpah di Indonesia.

  1. Memiliki bunga dengan 17 kelopak di bagian atas

Ini menjadi lambang tanggal kemerdekaan Indonesia. Kembang mekar juga melambangkan harapan dan doa bahwa kemerdekaan Indonesia adalah kemerdekaan yang abadi.

Baca Juga :  Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

Selain itu, berdasarkan situs pilihlogoikn, Rancangan Nusantara ini dilengkapi dengan font “IKN Sutasoma” yang terinspirasi oleh aksara Pallawa, salah satu aksara tertua di Asia Tenggara yang ditemukan di Kutai, Kalimantan.

Identitas visual IKN Nusantara, rancang bentuk universal namun mengakar, terbalut dalam bentuk yang merayakan kemerdekaan peradaban baru Indonesia.

Profil Aulia Akbar

Aulia Akbar sendiri merupakan desainer gratis yang sekarang tinggal di Bandung. Sehari-hari ia aktif sebagai pengajar desain grafis secara luring di ITENAS dan daring Pixel Ninja.

Dulunya, ia adalah alumni Jurusan Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung pada 2014. Sekarang, ia juga aktif sebagai co-founder POT Branding House, anggota aktif ADGI (Asosiasi Desainer Grafis Indonesia) Chapter Bandung.

Demikian itu yang dapat disampaikan dari makna logo IKN Nusantara terpilih yaitu Pohon Hayati. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?
Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur
Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Selasa, 3 November 2026 - 05:33 WIB

Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 08:19 WIB

Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Berita Terbaru