Bisa Jadi Pilihan, Menumbuhkan Kecintaan Membaca Sejak Dini

- Jurnalis

Selasa, 30 Mei 2023 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anak membaca buku (freepik.com/gpointstudio

Ilustrasi anak membaca buku (freepik.com/gpointstudio

1tulah.com – Merujuk Program for International Student Assesment (PISA), Indonesia masuk dalam 10 negara dengan peringkat literasi rendah. Tercatat, Indonesia menduduki peringkat 62 dari 70 negara. Hal ini pun terbukti dengan belum menjamurnya budaya membaca di kalangan masyarakat.

Kebiasaan membaca sejak dini merupakan bagian penting dalam tahapan perkembangan kognitif anak. Kemampuan literasi merupakan bekal fundamental seseorang dalam berpikir, mengolah, dan menerima informasi, hingga mengambil keputusan.

Untuk menarik minat para pembaca muda ini, diperlukan pendekatan yang sesuai agar menjadikan kegiatan membaca menjadi sebuah kegiatan yang seru, menyenangkan, dan dapat memancing rasa keingintahuan anak-anak untuk menjelajahi dunia imajinasi bersama.

Salah satunya adalah menginisiasikan gerakan cinta membaca melalui aplikasi BukuAku untuk meningkatkan akses kepada buku berkualitas dan terseleksi. Ini adalah sebuah aplikasi perpustakaan digital untuk para pembaca muda, dimulai dari usia balita hingga 14 tahun.

“BukuAku dirancang untuk menghadirkan pengalaman membaca yang menyenangkan untuk membangun rasa cinta membaca sejak dini” tutur Stephanie Riady yang baru mendapatkan gelar S3 dalam bidang pendidikan dan teknologi dari University of Southern California .

Baca Juga :  Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Untuk membangun budaya cinta membaca sejak dini, BukuAku memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan dan komprehensif bagi anak-anak. Dilengkapi dengan fitur unggulan seperti Read-to-me Books, fitur audio agar kegiatan membaca lebih interaktif. Setiap kata yang sedang dibaca diberi tanda kotak saat audio diputar untuk membantu si kecil menghubungkan suara dan teks.

Dictionary Look-up membantu menerjemahkan buku cerita anak berbahasa Inggris yang langsung dihubungkan dengan kamus Oxford, Quizzes berisi berbagai pertanyaan dari buku yang sudah dibaca untuk mengasah daya ingat dan imajinasi anak, dan Badges Award memotivasi anak untuk membaca lebih banyak buku, dengan memberikan hadiah badges digital atas prestasi mereka dalam membaca di aplikasi BukuAku.

BukuAku juga memiliki fitur untuk membantu orang tua dan guru agar proses belajar dan perkembangan membaca anak semakin optimal. Melalui Data Analytic for Personalized Library, Orang tua bisa melihat profil anak, jumlah buku yang dibaca, total durasi membaca, dan lainnya.

Guru bisa melihat data baca per kelas, seperti: total buku yang ditugaskan, total durasi membaca, dan lainnya. Yang terakhir adalah Classroom Assignment, untuk membantu guru membuat koleksi buku dan memilih buku untuk dibaca bersama muridnya di kelas.

Baca Juga :  Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

“Budaya membaca adalah kegiatan esensial yang perlu ditanamkan pada setiap anak, sedini mungkin. Membaca adalah proses membangun literasi sebagai jalan untuk menyingkap pengetahuan, memantik potensi, dan membentuk kualitas diri. Sudah saatnya membaca menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan dan dekat dengan dunia anak-anak,” tutur Chief Operating Officer BukuAku Catherine Mulyana.

BukuAku memiliki ribuan koleksi buku yang dikurasi dari penerbit buku lokal dan internasional, seperti Scholastic, Kuark Internasional, Literaloka dan Mizan Publishing. Seluruh buku yang tersedia di aplikasi telah melewati proses kurasi dari tim ahli yang terlibat seperti education expert advisor dan library development advisor dari berbagai institusi pendidikan.

Telah tersedia di App Store dan PlayStore, aplikasi BukuAku dapat diakses dengan model berlangganan secara freemium. Paket berlangganan terdiri atas 3 opsi yaitu keluarga, standard, dan sekolah mulai dari harga Rp39.000/bulan. (suara.com)

Berita Terkait

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Berita Terbaru

Sejumlah anggota Damkar saat melakukan pemadaman pada salah satu lahan yang terbakar. Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui BPBD secara resmi memutuskan untuk memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla serta Kekeringan Tahun 2026.

Seruyan

Suling Tambun Nihil Karhutla, Seruyan Hilir Timur Terparah

Senin, 2 Nov 2026 - 15:23 WIB

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., disambut oleh masyarakat saat melaksanakan kunjungan kerja ke salah satu kecamatan di Seruyan belum lama ini.

Seruyan

Warga Nantikan Layanan Cetak KTP di Hanau

Senin, 2 Nov 2026 - 10:25 WIB