Bahaya Memanaskan Makanan Sisa Secara Berulang Untuk Kesehatan Tubuh

- Jurnalis

Minggu, 7 Mei 2023 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seseorang sedang makan. Sumber foto : suara.com

Ilustrasi seseorang sedang makan. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Tidak sedikit orang yang memasak makanan banyak agar bisa dihangatkan kembali saat hendak disantap.

Masak makanan dalam jumlah banyak agar bisa dihangatkan dianggap lebih praktis ketimbang harus memasak terus tiap waktu makan datang.

Namun, tahukah Anda bahwa ada bahaya memanaskan makanan bagi kesehatan?

Anda perlu memahami bahwa tidak semua jenis makanan bisa dipanaskan terus-menerus.

Umumnya, makanan bersantan seperti gulai yang seringkali dipanaskan agar tahan lama dan tetap enak saat disantap lagi.

Apalagi ketika Lebaran, makanan bersantan dan gulai yang tersisa kerap kali dipanaskan agar bisa bertahan lebih lama dan tetap enak saat disantap.

Baca Juga :  Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Namun, memanaskan makanan hingga mendidih berkali-kali dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Pengurus Pusat Indonesia Sport Nutritionist Association (PP-ISNA), Rita Ramayulis, seperti berikut:

Pertama adalah, ketika dipanaskan sampai mendidih, zat-zat gizi yang sudah teroksidasi jadi tidak stabil.

“Seperti vitamin C, beta karoten, kalium, magnesium itu tidak stabil. Sehingga ketika dipanaskan berulang, rusak menguap, hilang zat gizinya,” ungkapnya pada kanal YouTube Kementerian Kesehatan, Rabu (3/5/2023).

Kemudian, dia juga mengatakan jika suhunya terlalu panas, akan terjadi kerusakan kandungan lemak, khususnya pada makanan bersantan dan berlemak.

Semakin dipanaskan hingga mendidih maka akan meningkatkan kandungan lemak jenuh.

Baca Juga :  Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Situasi ini tentu dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular.

“Kalau makin jenuh lemak, makin merusak metabolisme kita. Itu kenapa tidak boleh dipanaskan berulang. Kalau dipanaskan dengan suhu tinggi banget, lalu lama-lama seperti rendang, sangat mungkin ada transfat,” papar Rita.

Melihat hal tersebut, Rita pun membagikan beberapa tips untuk menghangatkan makanan. Sebaiknya hangatkan makanan jangan sampai mendidih.

“Misalnya, mau manasin gulai labu siam tadi, sayur bersantan misalnya. Kalau punya microwave enak, tidak sampai mendidih. Kalau tidak punya jangan khawatir. Bisa pakai kukusan,” jelas Rita.

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026
Tak Perlu Mahal, Rahasia Gaya Hidup Hijau Luna Maya Cuma Modal Kebiasaan Kecil
Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan
Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 04:30 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Jumat, 18 September 2026 - 08:07 WIB

Tak Perlu Mahal, Rahasia Gaya Hidup Hijau Luna Maya Cuma Modal Kebiasaan Kecil

Minggu, 13 September 2026 - 10:04 WIB

Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan

Rabu, 9 September 2026 - 14:37 WIB

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Jumat, 4 September 2026 - 18:05 WIB

Terjun Langsung ke Palangka Raya, Sherina Munaf Ikut Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Selasa, 1 September 2026 - 17:05 WIB

Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

Berita Terbaru

Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., bertindak sebagai inspektur upacara pada pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di halaman Kantor Bupati Seruyan, Kamis (1/10/2026).

Seruyan

Nilai Pancasila Tidak Sekadar Menjadi Seremonial

Jumat, 2 Okt 2026 - 16:17 WIB