Sumber Air di Daerah Rawan Kebakaran Mesti Dicarikan Solusi

- Jurnalis

Kamis, 27 April 2023 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jamilah, anggota DPRD Barito Utara.foto.dok.1tulah.com

Jamilah, anggota DPRD Barito Utara.foto.dok.1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – DPRD Barito Utara (Barut) Jamilah Ssos mengingatkan pentingnya sumber air di daerah yang sering terjadi kebakaran. Hal ini penting untuk mengatasi masalah kekeringan dan kebakaran.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini menyarankan, agar pembuatan sumur bor dan penyediaan tondon besar dapat dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

“Sumber air memang harus dibangun di sentra-sentra yang selama ini menjadi daerah kebakaran,” ujarnya, Kamis 27 April 2023.

Menurut Jamilah, saat musim kemarau seperti ini, sungai di sekitar daerah tersebut seringkali mengering. Sehingga mencari sumber air menjadi sangat sulit. Hal ini terutama terjadi baik di dalma Kota Muara Teweh, hingga di beberapa kecamatan, seperti di Kecamatan Lahei dan Lahei Barat.

Baca Juga :  Hari Sumpah Pemuda 2026: Pemuda Kalteng Diajak Penguat SDM dan Jaga Falsafah Huma Betang

Oleh karena itu, masyarakat setempat telah mengusulkan pembuatan sumur bor agar dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih. Mereka juga meminta disediakan unit mesin pompa air guna mengatasi kebakaran.

“Harapan kita pemerintah setempat dapat memperhatikan usulan masyarakat terkait pembuatan sumur bor,penggadaan tondon air, dan juga pengadaan mesin pompa air, terutama di daerah yang rentan terjadi kebakaran, karhutla dan kekurangan air bersih,” imbuhnya.

Baca Juga :  Penanganan Karhutla: DPRD Kalteng Desak Pemda Jujur Soal Anggaran dan Dorong Status Bencana Nasional

Jamilah menambahkan, pembuatan sumur bor dan penyediaan tondon air sangat penting bagi daerah yang rawan terjadi karhutla. Sumur bor dan tondon air dapat membantu meminimalkan kerusakan yang terjadi saat terjadi kebakaran, sehingga dapat lebih cepat dan mudah diatasi. Selain itu, masyarakat setempat juga dapat memanfaatkan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

“Selain pembuatan sumur bor, khususnya di kelurahan itu juga meminta pengadaan tandon air, sehingga ketika sumur kering masih bisa diatasi dengan stok air yang ada,” tandasnya.(*)

Berita Terkait

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Komitmen Sosial PT SMM, 51 Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Terima Bantuan
PT SMM Bersama Pemerintah Daerah Resmikan Gereja GPDI Desa Pendreh
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut
Hari Sumpah Pemuda 2026: Pemuda Kalteng Diajak Penguat SDM dan Jaga Falsafah Huma Betang
Penanganan Karhutla: DPRD Kalteng Desak Pemda Jujur Soal Anggaran dan Dorong Status Bencana Nasional
Transparansi Dana Banpres Karhutla Rp235 Miliar: Komisi III DPRD Kalteng Tuntut Laporan BPB-PK
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Komitmen Sosial PT SMM, 51 Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Terima Bantuan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:32 WIB

PT SMM Bersama Pemerintah Daerah Resmikan Gereja GPDI Desa Pendreh

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:13 WIB

DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:38 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026: Pemuda Kalteng Diajak Penguat SDM dan Jaga Falsafah Huma Betang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Penanganan Karhutla: DPRD Kalteng Desak Pemda Jujur Soal Anggaran dan Dorong Status Bencana Nasional

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Transparansi Dana Banpres Karhutla Rp235 Miliar: Komisi III DPRD Kalteng Tuntut Laporan BPB-PK

Berita Terbaru