Argentina Nyatakan Siap Gantikan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Tim Samba Dianggap hanya Mengambil Peluang Ini

- Jurnalis

Senin, 27 Maret 2023 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pemain Timnas Argentina U-20 melakukan selebrasi setelah Gino Infantino mencetak gol ke gawang Peru dalam pertandingan Grup A Copa America U-20 2023 di stadion Pascual Guerrero di Cali, Kolombia, pada 25 Januari 2023. JOAQUIN SARMIENTO / AFP.

Para pemain Timnas Argentina U-20 melakukan selebrasi setelah Gino Infantino mencetak gol ke gawang Peru dalam pertandingan Grup A Copa America U-20 2023 di stadion Pascual Guerrero di Cali, Kolombia, pada 25 Januari 2023. JOAQUIN SARMIENTO / AFP.

1TULAH.COM-Pembatalan drawing Piala U-20 di Bali oleh FIFA bukan belum tentu Indonesia juga batal jadi tuan rumah. Namun, kemungkinan ke arah pembatalan tersebut juga bisa terjadi.

Di tengah gonjang-ganjing dan kepanikan para pengurus PSSI dengan pembatalan drawing Piala U-20 di Bali ini, media massa di Argentina melansir pemberitaan tentang kesiapan Negara ini menggantikan Indonesia sebagai tuan rumah.

Padahal, timnas U-20 Argentina tidak lolos dalam prakualifikasi Piala Dunia U-20 tahun 2023 ini. Nah, dengan adanya kesempatan menjadi tuan rumah ini, apa keuntungan yang akan didapat oleh timnas U-20 Argentina?

Argentina dilaporkan siap menggantikan posisi Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 andai FIFA mencopot status host dari negara yang disebutkan terakhir.

Kabar itu disampaikan media Argentina, Double Amarilla, tidak lama setelah PSSI mengumumkan bahwa FIFA telah membatalkan drawing Piala Dunia U-20 2023.

Baca Juga :  Vitinha Berharap Konflik Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Segera Berakhir

Drawing atau proses undian fase grup Piala Dunia U-20 2023 sejatinya bakal berlangsung di Bali pada 31 Maret mendatang.

Namun, FIFA membatalkannya diduga karena gelombang penolakan termasuk dari Gubernur Bali I Wayan Koster terhadap kedatangan Timnas Israel sebagai salah satu dari 24 peserta.

Di sisi lain, PSSI dalam keterangan resminya mengaku belum mendapatkan alasan resmi penyebab FIFA membatalkan drawing tersebut.

Double Amarilla dalam artikelnya, mengklaim telah mendapatkan konfirmasi dari sumber FIFA bahwa drawing Piala Dunia U-20 2023 resmi dibatalkan.

Situasi itu mereka anggap sebagai awal dari ancaman pembatalan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Sumber FIFA yang mereka wawancarai pun buka suara terkait hal itu.

“Semuanya sedang dievaluasi,” kata sumber FIFA terkait pembatalan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia, sebagaimana dikutip dari Double Amarilla, Senin (27/3/2023).

Baca Juga :  MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Double Amarilla melaporkan bahwa Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) langsung bergerak cepat mengajukan permintaan resmi untuk menjadi tuan rumah event akbar tersebut andai FIFA memutuskan mencabut status Indonesia sebagai host.

Lebih jauh, media Argentina itu turut menyebut bahwa sumber FIFA menilai pergantian tuan rumah akan sulit dilakukan, tetapi tidak menutup kemungkinan hal itu bisa terjadi.

“Beberapa jam ke depan akan menjadi kunci untuk melihat apakah ada semacam kesepakatan diplomatik atau memang perubahan tempat mulai dipertimbangkan,” tulis Double Amarilla.

Timnas Argentina diketahui tidak lolos ke Piala Dunia U-20 2023 setelah cuma menduduki peringkat empat klasemen Grup A Copa America U-20 2023.

Andai pengajuan mereka menggantikan Indonesia sebagai tuan rumah disetujui FIFA, mereka bakal dipastikan lolos. Sementara Indonesia yang kehilangan status tuan rumah bakal terdepak dari daftar peserta. (Sumber: suara.com)

 

 

 

Berita Terkait

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana
MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK
Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia
Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Lintas Sektor: WALHI Tegaskan Perusahaan Konsesi Tak Boleh Lepas Tangan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Lintas Sektor: WALHI Tegaskan Perusahaan Konsesi Tak Boleh Lepas Tangan

Berita Terbaru