Jelang Bulan Ramadhan Cabe Merah, Rawit dan Bawang Putih Harganya Meroket di Muara Teweh

- Jurnalis

Kamis, 9 Maret 2023 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi : Cabe rawit di Kota Muara Teweh naik meroket jelang bulan ramadhan, Kamis (9/3/2023). Foto.Deni/1tulah.com

Foto ilustrasi : Cabe rawit di Kota Muara Teweh naik meroket jelang bulan ramadhan, Kamis (9/3/2023). Foto.Deni/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Jelang bulan Ramadhan harga sejumlah komoditas di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalteng, mulai merangkak naik.

Ada tiga komoditi yang terpantau naiknya meroket. Diantaranya bawang putih, cabe rawit dan cabe merah.

Pantauan di Pasar  Tradisional Pendopo Muara Teweh, harga cabai merah besar naik Rp 20 ribu dari semula Rp 50 ribu/kg menjadi Rp 80 ribu/kg.

Cabai rawit semula Rp 80 ribu/kg menjadi Rp 120 ribu sampai Rp150 tibu/kg atau naik sebesar Rp 40 ribu.

Baca Juga :  Bupati Shalahuddin Safari Ramadan di Bukit Sawit

Sedang bawang putih dari harga Rp 28 ribu/kg menjadi Rp 34 ribu/kg.

“Mulai ada kenaikan, mungkin karena mau puasa sehingga banyak warga yang belanja persiapan puasa,” kata salah seorang pedagang Pasar Pendopo, Ipit kepada 1tulah.com, Kamis 9 Maret 2023.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Barito Utara, Hajranoor melalui Kabid Perdagangan, Juni Rantetampang, di konfirmasi mengatakan, menjelang bulan ramadan kondisi harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat Barito Utara terpantau stabil dan terkendali.

Namun dia mengakui adanya kenaikan harga di sejumlah komoditas tapi stok masih stabil. Kenaikan tiga komoditi itu terjadi dalam waktu seminggu ini.

Baca Juga :  Musrenbang RKPD 2027 Barut: Bupati H Shalahuddin Pastikan Arah Pembangunan Punya Pijakan Kuat-Tidak Melenceng dari Kebutuhan Masyarakat

Sebelumnya, beras juga mengalami kenaikan sejak dua bulan terakhir. terutama beras Banjar.

“Meski terpantau stabil namun kami terus melakukan pemantauan harga bahan kebutuhan pokok,” kata Juni Rantetampang.

Upaya mengendalaikan harga, Disperindag juga berencana nantinya menggelar operasi pasar. hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya inflasi.

“Kalau komoditi lain normal. Minyak goreng juga normal hanya saja minyak goreng Kita tidak ada dipasaran,” tutupnya.(*)

 

Berita Terkait

Kapolres Barut Gelar Bukber Jurnalis dan Anak Panti Asuhan
Kapolres Buka Puasa Bersama Bersama Insan Pers dan Yatim Piatu
Musrenbang RKPD 2027 Barut: Bupati H Shalahuddin Pastikan Arah Pembangunan Punya Pijakan Kuat-Tidak Melenceng dari Kebutuhan Masyarakat
Bupati Shalahuddin Safari Ramadan di Bukit Sawit
Deteksi Pengguna Narkoba! Personel Polres Barut Dites Urine Mendadak, Hasilnya Bikin Kaget
Jalan Poros Beringin Raya Berlumpur, Warga Harap Perbaikan dari PUPR Barut
TP-PKK bersama Densus 88 Gelar Sosialisasi Waspada Radikalisme bagi Pelajar Se-Barut
Paripurna DPRD Barut, Bupati H Shalahuddin Sampaikan 5 Raperda

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:50 WIB

Kapolres Barut Gelar Bukber Jurnalis dan Anak Panti Asuhan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:05 WIB

Kapolres Buka Puasa Bersama Bersama Insan Pers dan Yatim Piatu

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:39 WIB

Musrenbang RKPD 2027 Barut: Bupati H Shalahuddin Pastikan Arah Pembangunan Punya Pijakan Kuat-Tidak Melenceng dari Kebutuhan Masyarakat

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:27 WIB

Bupati Shalahuddin Safari Ramadan di Bukit Sawit

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:34 WIB

Deteksi Pengguna Narkoba! Personel Polres Barut Dites Urine Mendadak, Hasilnya Bikin Kaget

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:14 WIB

Jalan Poros Beringin Raya Berlumpur, Warga Harap Perbaikan dari PUPR Barut

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:14 WIB

TP-PKK bersama Densus 88 Gelar Sosialisasi Waspada Radikalisme bagi Pelajar Se-Barut

Senin, 23 Februari 2026 - 17:06 WIB

Paripurna DPRD Barut, Bupati H Shalahuddin Sampaikan 5 Raperda

Berita Terbaru