1TULAH.COM, Muara Teweh – Pemerintah Daerah Barito Utara punya pekerjaan berat. Meski sudah melakukan pengawasan dan pemantauan dalam satu minggu ini, gas melon atau elpiji 3 kg bersubsidi masih di jual tak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pangkalan masih memberlakukan dua versi harga jual. Warga memiliki kupon di jual harga HET Rp24.000 per tabung. Sementara warga yang membeli tak membawa kupon dilayani dengan harga Rp33.000 per tabung.
Pengakuan para pemilik pangkalan, mereka mendapatkan gas melon atau elpiji 3 kg bersubsidi dari agen seharga Rp30.000 per tabung.
“Kami menjual hanya ambil untung Rp3.000. Jadi kalau agen kasih harga tinggi ya dijual tinggi. Tapi kalau agen kasih murah juga kami jual murah,” kata salah pemilik pangkalan di Kelurahan Lanjas, memberi pengakuan kepada tim pemantau Disperindag dan Satpol PP, Rabu 22 Februari 2023.
Memang tak semua pangkalan mau terbuka memberi penjelasan kepada tim pemantau. Sebagin memilih diam dan tak mau berkomentar. Karena sudah mendapat warning dari agen.
Kabid Perdagangan pada kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, Juni Rantetampang di sela-sela pemantauan lapangan mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan melayangkan surat pernyataan kepada seluruh pangkalan dan juga agen, untuk menjual gas melon atau elpiji 3 kg bersubsidi sesuai HET berlaku.
“Konsep suratnya sudah kita buat, minggu depan surat sudah dilayangkan ke semua agen dan pangkalan. Kita lakukan pembinaan terlebih dahulu diatas surat penyataan, jika kembali melanggar menjual diatas harga HET, sanksi terhadap mereak pasti ada,” kata Juni Rantetampang.
Temuan lain kata Juni dalam beberapa hari pemantauan pemberlakuan harga sesuai HET, masih ada pangkalan yang hingga kini tidak pernah buka. Akibatnya, warga yang memilikimkupon kesulitan mendapatkan gas melon.
Dari pemantauan ini pula diketahui, jika kebanyakan pangkalan justru tidak memiliki izin daerah.
Dikatakan Juni, kalau masalah stok sudah banyak dan aman untuk di Kota Muara Teweh. namun masalah harga saja yang perlu di kontrol karena masih tak wajar atau di atas harga HET penjualannya.
“Kita juga ada mendapat informasi jika ada gudang yang selalu mendapat pasokan elpiji bersubsidi. Besok akan kita telusuri kebenarannya,” kata Juni Rantetampang.(Deni Hariadi)

![Perjalanan Cinta Roberto Carlos: Punya 11 Anak dari 7 Wanita Berbeda dan Menikah 4 Kali [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/bantah-mualaf-360x200.jpg)





















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

