1TULAH.COM, Muara Teweh -Ternyata ada perdagangan gelap yang jadi penyebab langka dan melambungnya gas melon atau gas elpiji 3 kg di Kabupaten Barito Utara.
Hal ini terungkap saat pemerintah daerah setempat menggelar rapat inflasi pengendalian gas elpiji 3 kg, Kamis 09 Februari 2023, pagi.
“Pemantauan kami selama ini di agen dan pangkalan masih bebas masuk pick up dan motor yang membeli banyak. Lalu barang di dapat itu di jual lagi ke warung- warung pengecer. Ini salah satu penyebab melambungnya harga. Istilah kami menyebut praktek ini sebagai perdagangan gelap,” kata Kabid Perdagangan kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Juni Rante Tampang, mengungkapkan di forum rapat yang berlangsung di Aula lantai I Pemkab Barut.
dia juga mengungkap bahwa selain banyak pangkalan fiktif, juga ada pangkalan tidak resmi ikut bermain. Tidak ada izin, tapi mampu menyuplai elpiji banyak ke warung dan kios-kios.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Hajranoor menambahkan, aturan HET yang ditetapkan gubernur dan juga Bupati Barito Utara, sudah jelas disebutkan, bahwa pangkalan yang audah direkomendasi oleh agen, menjual sesuai HET di tetapkan.
“Kami sudah berkali-kali menyampaikan ke agen baik melalui lisan dan surat agar menjual sesuai HET. Tapi faktanya masalah lama ini berulang lagi. Karena langka melambung harga ini jadi pemicu inflasi di tempat kita.
“Makanya kami usul menerapkan penjualan elpiji subsidi menggunakan kupon. Distribusi elpiji pun tidak boleh sampai ke pedagang eceran. Pangkalan yang menjual,” kata Hajranoor.
Sementara itu, pimpinan rapat, Asisten II bidang pembangunan dan perekonomian, Gazali Montalatua mengakui jika adanya sejumlah pangkalan fiktif.
“Saya pegang data nya pangkalan fiktif itu. Saya juga menyayangkan rapat ini tidak di hadiri lengkap para agen, hanya dua yang hadir. padahal rapat kali ini sangat penting untuk kita membuat formula penyaluran elpiji bersubsidi sehingga tidak membuat panik masyarakt terkait kelangkaan dan melambungnya harga,” kata dia.
Senada dengan Asisten II Pemerintahan dan pembangunan, Kasi Intel Polres Barito Utara, AKP Masriwiyono mengakui dari datra intelijen pihaknya, pangkalan fiktif banyak. Malah mereka yang tidak memiliki izin pun ikut berkecimpung.
“Kami mengusulkan nantinya, cek perizinan keseluruhan baik agen dan juga pangkalan. Tidak itu saja, perizinan dan kelengkapan mobil angkut juga di cek perizinannya. Termasuk angkutan sepeda motor. Itu kan tidka boleh membawa elpiji banyak. kalau ada kecelakaan dan musibah, pemerintah lagi di masalahkan.
“Pemerintah daerah dan diasn terkait pun mesti harus menginterpensi. Kalau pengusaha jelas saja mau untung banyak. Tapi karena dalam elpiji ada uang negara, kita harus bisa intervensi,” terangnya.
Sedang Kasi Intel Kejaksaan Mohammad Arifuddin menambahkan, selain memberi pengawasan terus menerus, juga dilakukan berkala pengecekan isi tabung.(*)

![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)
![Dokter Richard Lee akhirnya dijebloskan ke sel Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) pukul 21.50 terkait kasus dugaan tindak pidana perlindungan konsumen dan UU Kesehatan. [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/dokter-richard-ditahan-360x200.jpg)
![Chiki Fawzi [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/chika-fauzi-360x200.jpg)






















