Berikut Kronologi Lengkap Pesawat Susi Air Dibakar KKB

- Jurnalis

Rabu, 8 Februari 2023 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI-Salah satu pesawat Susi Air di Timika, Papua mengalami kecelakaan saat menempuh penerbangan menuju Timika, Papua. Sumber foto : suara.com

ILUSTRASI-Salah satu pesawat Susi Air di Timika, Papua mengalami kecelakaan saat menempuh penerbangan menuju Timika, Papua. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Pesawat Susi Air Dibakar KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) di Lapangan Terbang Paro, Distrik Paro, Nduga, Papua Tengah.

Pesawat Susi Air tersebut awalnya akan digunakan untuk mengevakuasi petugas puskesmas yang menjadi korban pengancaman. Namun pesawat itu justru dibakar oleh KKB.

Donal Fariz selaku Representatives Susi Air mengungkapkan kronologi Pesawat Susi Air dibakar oleh KKB di Nduga Papua.

Sebelumnya, pesawat tersebut melaksanakan penerbangan dengan rute Timika-Paro-Timika.

Pesawat dipiloti Kapten Philips Max Marthin, warga negara Selandia Baru itu membawa lima penumpang, di mana salah satunya seorang bayi.

Barang bawaan dalam pesawat terhitung seberat 425 kilogram.

Donal menyebut kalau Susi Air mendapati pemancar sinyal pesawat dalam posisi aktif pada pukul 09.12 WIT.

Pemancar sinyal itu yang akhirnya membuat pesawat ditemukan dalam posisi terbakar di landasan terbang Bandara Paro.

“Perusahaan kemudian menjalankan kondisi emergency di internal perusahaan dengan mengirimkan pesawat lain mengecek posisi Pesawat dan kemudian ditemukan dalam kondisi terbakar di runway,” kata Donal melalui keterangan tertulisnya, Selasa (7/2/2023).

Pihak Susi Air menduga kebakaran itu bukan disebabkan hal teknis.

Sebab, pesawat ditemukan dengan posisi parkir yang aman.

Namun saat diperiksa, pilot beserta penumpang tidak ditemukan di lokasi.

Dugaan Awal Dibakar TPNPB-OPM

Pihak Polda Papua membenarkan perihal terbakarnya pesawat Susi Air di Bandara Paro.

Baca Juga :  KPK Dampingi Direksi WNA Garuda Indonesia Isi Laporan Harta Kekayaan

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo menuturkan kalau aparat TNI dan Polri yang tergabung dalam Operasi Damai Cartenz tengah menginvestigasi pilot dan penumpang yang belum ditemukan.

Ia tidak menampik adanya kemungkinan terbakarnya pesawat dan hilangnya pilot itu ulahnya TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kogoya.

Sebabnya, kawasan Paro tersebut masuk ke dalam markas mereka.

“Tidak menutup kemungkinan pesawat ditahan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (OPM) Nduga Pimpinan Egianus Kogoya dikarenakan wilayah itu masuk dalam markas mereka,” kata Ignatius.

Susi Pudjiastuti Memohon Doa

Pemilik Susi Air, Susi Pudjiastuti memohon doa dari masyarakat agar pilot bisa kembali dengan selamat.

Permintaan Susi disampaikannya melalui akun Twitternya @susipudjiastuti pada Selasa (7/2/2023).

“Mohon dukungan dan dia semoga pilot kami di Nduga Paro diberikan lindungan Alloh SWT, bisa kami jemput selamat,” cuit mantan Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut.

TPNPB-OPM Mengaku Bertanggung Jawab

Melalui juru bicaranya, Sebby Sambom, TPNPB-OPM mengakui menjadi pelaku pembakaran dan penyanderaan pilot pesawat Susi Air.

TPNPB-OPM Kodap III Ndugama-Derakma di bawah pimpinan Egianus Kogoya mengaku telah membakar pesawat Susi Air di jalur terbang Bandara Paro.

“Pasukan TPNPB berhasil membakarnya,” kata Sebby.

Selain itu, mereka juga mengaku menyandera pilot berkewarganegaraan asing tersebut.

Baca Juga :  Ekonomi Indonesia 2026: Lampaui Prediksi Bank Dunia, Tapi Masih di Bawah 5%?

Menurut Sebby, penyanderaan itu dilakukan untuk yang kedua kalinya.

Penyanderaan pernah dilakukan mereka di Mapenduma pada 1996.

Sebby mengungkapkan kalau TPNPB-OPM bakal mengeksekusi pilot apabila negosiasi dengan pemerintah gagal dilakukan.

“Kami tidak akan pernah kasih lepas pilot. (Pilot) masih hidup dan dia akan buat negoisasi dengan Jakarta, jika Jakarta kepala batu, maka pilot akan dieksekusi,” terangnya.

Kapolri Buka Suara

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa aparat TNI dan Polri yang tergabung dalam Operasi Damai Cartenz tengah melakukan pencarian terhadap pilot dan penumpang Pesawat Susi Air di Kabupaten Nduga, Papua, Selasa (7/2/2023). Pilot Susi Air kini tengah menjadi sandera oleh kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM).

“Kami tim gabungan dari Ops Damai Cartenz saat ini sedang melakukan operasi pencarian,” kata Listyo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/2/2023).

Hingga saat ini, kondisi dan keberadaan pilot masih belum diketahui. Adapun lima penumpang yang berada di pesawat Susi Air ialah Demanus Gwijangge, Minda Gwijangge, Pelenus Gwijangge, Meita Gwijangge, dan Wetina W. (Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali tayang di suara.com, dengan judul Kronologi Lengkap! Detik-detik TPNPB-OPM Bakar Pesawat Lalu Sandera Pilot Susi Air.

Berita Terkait

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180
Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU
Polri Siap Berantas Oknum Haji Ilegal Melalui Satgas Haji
Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos
Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri
Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Kamis, 16 April 2026 - 15:58 WIB

Polri Siap Berantas Oknum Haji Ilegal Melalui Satgas Haji

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Kamis, 16 April 2026 - 13:10 WIB

Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri

Kamis, 16 April 2026 - 10:25 WIB

Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 09:08 WIB

Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Berita Terbaru