Agen Mengaku Jual Elpiji Bersubsidi ke Pangkalan Rp22.000, Tapi di Pasaran Harga Dijual Rp50.000 Itupun Sulit Dicari

- Jurnalis

Selasa, 7 Februari 2023 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agen Elpiji PT. Cahaya Barito Migas, di Simpang tiga Dermaga ramai didatagni warga yang mengetahui kedatagnan satu truk elpiji bersubsidi, Selasa (7/2/2023).Foto.Deni/1tulah.com

Agen Elpiji PT. Cahaya Barito Migas, di Simpang tiga Dermaga ramai didatagni warga yang mengetahui kedatagnan satu truk elpiji bersubsidi, Selasa (7/2/2023).Foto.Deni/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh– Pemilik Agen Elpiji PT. Cahaya Barito Migas, Ufik, mengaku menjual elpiji bersubsidi ke pangkalan dengan harga jual Rp22.000/ tabung.

Dia juga menyebut sudah setengah bulan lebih,  pasokan elpiji bersubsidi ke Kota Muaara Teweh tidak normal.

Dalam distribusinya, kata pria asal Kalsel ini,  agen miliknya mengutamakan penjualan kepada pangkalan.

“Tadi lihat sendiri kan, yang membeli per tabung juga kita layani. tapi tidak bisa membeli banyak. Karena agen kami mengutamakan pangkalan. Kita jual ke pangkalan harga Rp22.000 per tabung,” kata Ufik ditemui 1tulah.com, di tempat kerjanya di simpang tiga Dermaga, Selasa 07 Januari 2023.

Pantauan media ini, warga yang bukan pemilik pangkalan, Agen elpiji PT Cahaya Barito Migas, menjual dengan harga Rp35.000 per tabung.

Satu truk elpiji yang datang sebanyak 560 tabung, tak sampai satu jam habis.

“Kalau kami tidak ada menimbun apalagi memainkan harga. Coba saja ikuti mereka pangkalan yang ambil disini, kami jual harga Rp22.000 per tabung. Di tempat kita tidak normal datang. Malah kami harus ambil ke Ampah, tapi beda harga kalau di jual karena kami pakai truk sendiri membeli di Ampah,” kata Ufik.

Baca Juga :  KPK Ungkap 27 Pihak dan 313 PIHK Terima Aliran Dana Kasus Kuota Haji

Sementara itu pantauan media ini di seputaran Kota Muara Teweh, warga masih kesulitan mendapatkan elpiji 3 kilo.

Dewi misalnya, ia harus rela keliling kota demi mencari elpiji.

“Tadi pagi saya lagi masak, gas habis. Saya bergegas pergi membeli sampai lupa pakai helm. Tadi sempat di semprit polisi, saya langsung tunjuk tabung gas. Ini belum dapat juga, mau tidak mau pakai minyak tanah lagi,” kata Dewi mengaku tinggal di Dermaga ujung.

Sementara itu, pemilik kios sembako yang berjualan elpiji di Jalan Dahlia mengaku, menjual elpiji Rp50.000 per tabung.

Baca Juga :  Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla

“Saya beli di pangkalan sudah di harga Rp48.000 per tabung, jadi dijual Rp50.000 ambil untung sedikit. Inipun barangnya habis. Kemarin cuma dapat 44 tabung,” kata lelaki yang enggan namanya di publikasi.

Musdalifah, penjual gorengan di pasar Ipu mengaku pasrah. Ia sampai tak berjualan kemarin gara-gara tak dapat elpiji.

“Kemarin mencari kesana kemari, cuma ada harga doang barang tak ada. Harga jual sudah di patok mereka Rp50.000 per tabung. Hari ini ada dapat dari kenalan di harga jual RpRp45.000 per tabung,” katanya.

Sementara itu, terkait sulitnya elpiji subsidi di dapat di Kota Muara Teweh, warga masih ramai mencurahkan keluh kesah di jejaringan media sosial facebook.

Mereka meminta pemerintah daerah turun tangan melakukan pengawasan serta mencari tahu penyebab melambungnya harga elpiji bersubsidi.(Deni Hariadi)

 

 

 

 

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi
Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla
Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul
Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun
Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?
Kondisi Terbaru Andrie Yunus: Alami Kecemasan Berat dan Jalani Rawat Jalan Pasca-Penyiraman Air Keras
KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu
KPK Ungkap 27 Pihak dan 313 PIHK Terima Aliran Dana Kasus Kuota Haji
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:14 WIB

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:09 WIB

Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:01 WIB

Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:44 WIB

KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:40 WIB

KPK Ungkap 27 Pihak dan 313 PIHK Terima Aliran Dana Kasus Kuota Haji

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:38 WIB

KPK Periksa Rudy Tanoe Guna Hitung Kerugian Negara Kasus Bansos Beras

Berita Terbaru