Home / Berita

Kamis, 2 Februari 2023 - 09:12 WIB

Aniaya Tukang Parkir, Anak Anggota DPRD Wajo Jadi Tersangka

Ilustrasi penganiayaan [SuaraSulsel.id/Antara]

Ilustrasi penganiayaan [SuaraSulsel.id/Antara]

1TULAH.COM – Kasus penganiayaan yang dilakukan anak oknum anggota DPRD Wajo Sulawesi Selatan (Sulsel) terhadap tukang parkir berbuntut panjang.

Satreskrim Polres Wajo, Sulsel akhirnya menetapkan anak anggota DPRD Wajo, Aan Saputra Wijaya, sebagai tersangka. Kasus penganiayaan terhadap juru parkir, Suwardi. Bahkam Video penganiayaan viral di media sosial.

“Sudah. Sudah ditetapkan tersangka,” ujar Kasatreskrim Polres Wajo, AKP Theodorus Echal saat dikonfirmasi Kamis, 2 Februari 2023.

Echal mengatakan pihaknya sudah memeriksa Aan dan enam orang saksi sejak kasus ini dilaporkan pada hari Selasa lalu. Salah satunya adalah petugas Dinas Perhubungan Wajo, Muh Yunus yang ada di video.

“Ada enam orang saksi yang diperiksa. Termasuk itu yang dishub sebagai saksi,” ungkapnya.

Echal menambahkan, korban pemukulan, Suwardi juga telah diperiksa oleh penyidik. Dari hasil gelar perkara itu diketahui Aan terbukti menganiaya korban.

Baca Juga :  Silaturahmi dengan Bupati Asahan, Kelompok Cipayung Plus Minta Dilibatkan dalam Program Pembangunan

“Kita kenakan pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan,” ucapnya.

Diketahui, beredar di media sosial sebuah video memperlihatkan seorang pria diduga menganiaya juru parkir, Senin, 31 Januari 2023.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Andi Paggaru, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Dalam rekaman CCTV terlihat pria tinggi besar itu mendatangi juru parkir di depan sebuah toko lalu langsung dipukul.

Pelaku tak terima sebab ditegur karena memarkir kendaraannya di sembarang tempat dan menghalangi kendaraan lain.

Belakangan diketahui, pelaku merupakan anak Legislator Kabupaten Wajo, Zainuddin Ambo Saro.

Pelaku membenarkan kejadian tersebut dan mengakui sudah memukul juru parkir. Peristiwa itu dipicu karena ia dikatai oleh korban.

Awalnya, kata Aan, ia hendak menghadiri pernikahan temannya yang letaknya berhadapan dengan toko. Karena istrinya sedang hamil, ia memilih parkir di depan toko.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Barito Utara Lepas Keberangkatan Jamaah Calon Haji Barito Utara

Ia mengaku sempat minta izin ke tukang parkir menggunakan sedikit lahan parkir toko. Namun, malah diteriaki oleh korban.

“Juru parkir melontarkan kata-kata yang tidak enak. Saya seolah dipermalukan,” ujarnya.

Sementara, juru parkir bernama Suwardi membantah klarifikasi Aan Saputra. Ia bilang tak pernah melontarkan kata-kata kasar ke pelaku.

Ia hanya mengarahkan pelaku agar memarkir kendaraannya di tempat lain. Karena menghalangi jalan masuk ke toko. Tapi, ia tak terima.

“Ada orang lain disitu yang dengar dan bisa jadi saksi. Saya tidak pernah ucapkan kata-kata kasar, hanya minta dia pindahkan mobilnya. Karena menghalangi kendaraan yang mau masuk ke toko,” jelasnya.

Usai kejadian ini viral, korban diajak berdamai oleh keluarga pelaku. Namun menurut Suwardi, keluarga besarnya keberatan sehingga kasus ini akan tetap berproses di kepolisian.

(suara.com).

 

Share :

Baca Juga

Ilustrasi mandi (pexels)

Berita

Bacaan Niat Mandi Puasa Ramadhan

Berita

Duhh! Mantan Kades Diduga Menjual Tanah Desa untuk Pembangunan Jalan

Berita

Pemkab Barut Dukung Pemberantasan Korupsi di Daerah, Ini 8 Area yang Perlu Pengawasan Ketat Menurut KPK
Ilustrasi sholat (Unsplash/Rumman Amin)

Berita

Niat Sholat Tarawih Lengkap

Berita

Barut Siapkan Raperda Pajak Retribusi, Ditargetkan Rampung Sebelum Berakhir Masa Jabatan Bupati

Berita

65 Pelaku Usaha Mikro di Kabupaten Asahan Terima Dana Bergulir, Ingat Bukan Dana Hibah!

Berita

Pemkab Asahan Selenggarakan FGD Pencegahan Korupsi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko. [Suara.com/M Yasir]

Berita

9 Hakim MK Diduga Palsukan Surat Putusan