Beberapa Persiapan Menyongsong Hari Raya Imlek 2023, Hampir Sama dengan Tradisi Hari Besar Keagamaan Lainnya

- Jurnalis

Senin, 16 Januari 2023 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Imlek (pexels.com/rodnae productions)

Ilustrasi Imlek (pexels.com/rodnae productions)

1TULAH.COMHari Raya Imlek tinggal sepekan lagi, tepatnya pada 22 Januari 2023. Sama halnya dengan hari besar lainnya, Hari Raya Imlek juga merupakan hari istimewa.

Sehingga, untuk menyongsongnya, berbagai persiapan istimewa pun harus dilakukan. Sama halnya dengan tradisi menjelang hari-hari besar keagamaan lainnya.

Memberikan keistimewaan pada Hari Raya Imlek ini, tidak hanya sebagai sebuah penghargaan terhadap tradisi turun-temurun, melainkan puna dipercaya dapat memberikan kebahagiaan dan berkah.

Perayaan Tahun Baru Cina atau Tahun Baru Imlek 2023 tinggal menghitung hari. Perayaan satu ini menjadi salah satu momen yang sangat dinantikan bagi banyak orang, khususnya masyarakat keturunan Tionghoa.

Biasanya, pada perayaan Tahun Baru Imlek, terdapat berbagai rangkaian acara yang dipersiapkan mulai dari berdoa, makan bersama, dan lain-lain.

Dalam menyambut Tahun Baru Imlek, biasanya terdapat berbagai hal yang perlu dipersiapkan dalam menyambut hari bahagia ini. Lantas apa saja hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam menyambut Tahun Baru Imlek?

Melansir Huffpost, berikut terdapat berbagai hal yang dapat disiapkan dalam menyambut Tahun Baru Imlek.

Membeli berbagai baju dan sepatu baru

Baca Juga :  Upacara Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur: Momentum Perkuat Sinergi Menuju Bartim SEGAH

Dalam menyambut Tahun Baru Imlek, beberapa orang biasanya akan menyiapkan penampilan terbaiknya. Mereka yang merayakan akan membeli baju hingga sepatu baru. Baju dan sepatu yang dibeli juga biasanya dipenuhi dengan warna merah dan emas yang identik dengan perayaan Imlek.

Cukur rambut

Rambut juga menjadi hal yang diperhatikan dalam menyambut Tahun Baru Imlek. Oleh sebab itu, beberapa orang akan bercukur rambut agar terlihat lebih rapi. Namun, diusahakan selama 1 bulan setelahnya agar tidak memotong rambut lagi. Hal ini karena itu dinilai memotong kemakmuran.

Memberikan paket merah

Bagi orang yang sudah menikah atau seorang bos, mereka harus menimbun uang kertas dalam paket merah bernama “lai see” dan bersujud di hadapannya. Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk kemurahan hati.

Setelahnya, diusahakan untuk tidak ragu membagikannya kepada rekan atau staf. Namun, jangan memberikan dengan jumlah yang terdapat angka Memasang petasan

Pada Tahun Baru Imlek juga identik dengan suara petasan. Memasang petasan dipercaya dapat menakuti roh jahat serta para penjahat di sekitar rumah. Selain itu, bisa juga menikmati suara kembang api dengan melihat pertunjukkan Barongsai.

Baca Juga :  Ajak Warga Waspadai Ancaman Karhutla

Membersihkan rumah

Membersihkan rumah menjadi hal yang biasa dilakukan sebelum Tahun Baru Imlek. Dengan membersihkan rumah, ini dipercaya dapat menghilangkan kesialan.

Hiasi rumah dengan warna cerah

Tahun Baru Imlek biasa identik dengan warna-warna cerah. Tidak hanya di toko atau pinggir jalan, pada setiap rumah juga dapat dihias dengan warna cerah. Biasanya warna yang dipilih identik dengan emas dan merah. Hal ini karena warna cerah dan meriah dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan.

Berkumpul bersama keluarga dan beri rasa hormat

Pada perayaan Tahun Baru Imlek, penting untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Selain itu, beberapa juga melakukan persembahan di Kuil kepada para Dewa dan leluhur.  Menghabiskan waktu bersama keluarga dapat memberikan kebaikan saat Tahun Baru Imlek.

Banyak makan makanan yang membawa keberuntungan

Pada perayaan Tahun Baru Imlek, akan terdapat berbagai macam makanan yang disiapkan. Beberapa makanan yang ada pada Tahun Baru Imlek juga dipercaya membawa keberuntungan. Beberapa makanan tersebut seperti ikan, ayam, babi panggang, pangsit, kue beras, dan lain-lain. (Sumber:suara.com)

 

 

 

 

Berita Terkait

Digelar 8 Hari di Tamiang Layang, Bartim Expo 2026 Jadi Ajang Dorong Ekonomi Daerah
Upacara Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur: Momentum Perkuat Sinergi Menuju Bartim SEGAH
Momentum HUT ke-14 IWO, PWI dan IWO Bartim Perkuat Kebersamaan Jurnalis
Komisi I DPRD Kalteng Minta Sinergi Tangani Karhutla di Konsesi PT Adaro, Walhi Catat Ratusan Hotspot!
Dua Hari Membara! Karhutla di Kotawaringin Barat Capai 10 Hektare, Pemadaman Terhalang Angin Kencang
Gelombang Sanksi Nakes Hina Pasien BPJS di Threads: Dari Pemecatan Hingga Pengunduran Diri
Heriyus: Festival Budaya Harus Jadi Ruang Edukasi dan Inspirasi Generasi Muda
Angka Kemiskinan Turun tapi Biaya Hidup Melonjak, Mengapa Ekonomi Terasa Makin Sulit?

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Digelar 8 Hari di Tamiang Layang, Bartim Expo 2026 Jadi Ajang Dorong Ekonomi Daerah

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Upacara Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur: Momentum Perkuat Sinergi Menuju Bartim SEGAH

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Momentum HUT ke-14 IWO, PWI dan IWO Bartim Perkuat Kebersamaan Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Dua Hari Membara! Karhutla di Kotawaringin Barat Capai 10 Hektare, Pemadaman Terhalang Angin Kencang

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Gelombang Sanksi Nakes Hina Pasien BPJS di Threads: Dari Pemecatan Hingga Pengunduran Diri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:22 WIB

Heriyus: Festival Budaya Harus Jadi Ruang Edukasi dan Inspirasi Generasi Muda

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Angka Kemiskinan Turun tapi Biaya Hidup Melonjak, Mengapa Ekonomi Terasa Makin Sulit?

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Raisa Komentar “Kue Putu” di Unggahan Mathis Molinie, Sinyal Kedekatan Makin Kuat?

Berita Terbaru