Teka-Teki Baru Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Sudah Jadi Mumifikasi dan Kamar Terkunci

- Jurnalis

Minggu, 27 November 2022 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu keluarga di Kalideres tewas. (Foto: suara.com)

Satu keluarga di Kalideres tewas. (Foto: suara.com)

1TULAH.COM – Polisi mengungkap temuan baru terkait kematian keluarga Kalideres. Tetapi hingga kini motif dan penyebab kematian belum juga terungkap.

Temuan terbaru, polisi menjelaskan jenazah ibu keluarga Kalideres telah mengalami mumifikasi. Jasad Reni Margaretha (68) itu ditemukan dalam kamar terkunci bersama jasad anaknya, Dian (42).

Polisi masih melakukan penyelidikan penyebab satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat. Direktur Reserse Kriminal Polda Metro Jaya mengatakan motif ini menjadi teka-teki yang cukup rumit.

Kepada awak media, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan, saat ini pihaknya bersama ahli forensik masih berusaha mengungkap tewasnya sekeluarga di Kalideres itu.

“Tingkat kesulitannya cukup tinggi karena sudah terjadi mumifikasi sekian lama. Yang jawab tim ahlinya nanti,” kata Hengki di Polda Metro Jaya, Selasa (22/11/2022).

Hengki mengatakan, dua jenazah keluarga tersebut yang telah mengalami mumifikasi tersebut adalah jasad Rudiyanto Gunawan dan Renny Margaretha.

Reni Margaretha menjadi orang yang pertama meninggal dalam satu keluarga di Kalideres. Diperkiraan Margaret meninggal sejak 13 Mei 2022.“Sudah bisa ditarik kesimpulan bahwa ada yang meninggal pertama. Diduga ini bernama ibu Margaret,” ujar Hengki.

Baca Juga :  Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Berlanjut pada Sabtu (26/11/2022) dalam keterangannya kepada wartawan, Hengki juga mengungkapkan soal temuan ganjil saat jasad Reni Margaretha (ibu) dan Dian Febbyana (anak) ditemukan. Jasad keduanya disebut ditemukan di dalam kamar.

“Posisinya di dalam kamar, kamar dikunci dari dalam,” ungkap Hengki.

Hal inilah yang menimbulkan teka-teki baru di kasus kematian sekeluarga di Kalideres.

Tak hanya itu, alas tidur yang dipakai oleh kedua korban ditemukan dalam kondisi rapi.

Hengki menambahkan, korban Dian ditemukan dengan kondisi memeluk guling dan ruangan kamar terkunci.

“Maksudnya alas tidurnya rapi, kasurnya rapi. Ada kain di bawah jenazah ibunya. Jenazah Dian ada di sebelahnya sambil memeluk guling, dan kamar di kunci dari dalam,” ucap Hengki.

Hengki juga mengungkapkan fakta baru terkait kasus misterius empat orang sekeluarga tewas di Kalideres. Di mana diduga kuat, Dian menjadi orang terakhir yang meninggal dunia.

Baca Juga :  Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

“Dugaan kuat yang meninggal terakhir adalah Dian, putri dari Rudiyanto dan Renny Margaretha,” kata Hengki.

Hengki mengungkapkan, jasad Dian ditemukan di sebelah jenazah ibunya di sebuah kamar yang terkunci dari dalam.

Dalam kasus ini, terdapat empat korban yang ditemukan tewas membusuk pada 10 November 2022.

Keempatnya yaitu Rudyanto Gunawan (71) dan istrinya K Margaretha Gunawan (68), anaknya Dian Febbyana (42), dan ipar Budyanto Gunawan (69).

Jasad Rudyanto Gunawan dan istrinya K Margaretha Gunawan ditemukan di dua kamar berbeda.

Sedangkan Dian ditemukan tewas di lantai, dan korban Budyanto Gunawan ditemukan di sofa. (Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali tayang di suara.com, dengan judul Teka-teki Baru Kematian Sekeluarga Di Kalideres: Ditemukan Jadi Mumi, Ada Yang Ganjil Di Posisi Jasad Dian Dan Reni.

Berita Terkait

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru
Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Berita Terbaru