Amankan Pilkades Serentak di Barsel, 110 Personel TNI/Polri Disiagakan

- Jurnalis

Selasa, 15 November 2022 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apel gelar dan pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan Plkades serentak tahun 2022 di Kabupaten Barsel, Selasa (15/11/2022). 
Foto. Alifansyah/1tulah.com

Apel gelar dan pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan Plkades serentak tahun 2022 di Kabupaten Barsel, Selasa (15/11/2022). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com,BUNTOK-Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Barsel akan berlangsung 17 November 2022.

Sedikitnya ada 110 personel gabungan antara Polres Barito Selatan (Barsel) dan Kodim 1012 Buntok disiapkan untuk mengamankan acara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak dari 17 desa di 5 Kecamatan se-Barsel.

“90 personel Polres Barsel akan disebar di 33 TPS yang akan melaksanakan Pilkades nanti,” ucap AKBP Yusfandi Usman Kapolres Barsel kepada wartawan usai menghadiri acara apel gelar pasukan pengamanan Pilkades serentak tahun 2022 di Mapolres Lama di Jalan Tugu, Buntok, Selasa (15/11/2022).

Ia menyampaikan, Pilkades dapat dikatakan sebagai penanda utama pesta demokrasi, karena masyarakat diajak untuk ikut serta menentukan pemimpinnya di periode mendatang.

Menurutnya, Pilkades serentak tahun ini, memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas di masing-masing wilayah yang melaksanakannya, kondisi ini akan menuntut pada adanya upaya maksimal dari masing-masing calon Kepala Desa (Kades) dalam berkompetisi secara ketat, untuk meraih suara sebanyak-banyaknya, demi memenangkan hati warga.

Baca Juga :  Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Kapolres mengatakan, dalam kacamata Kamtibmas, peningkatan intensitas kegiatan politik ini tentunya dapat memunculkan potensi kerawanan di bidang keamanan.

Di antaranya yang cukup menjadi perhatian adalah pemanfaatan politik identitas, penyebaran isu-isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa serta penyebaran hoaks dan hate speech, yang berpotensi menimbulkan konflik sosial di kalangan masyarakat.

“Untuk itu Polri harus mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang didukung kegiatan intelijen serta penegakan hukum yang profesional dan proporsional guna menjamin stabilitas Kamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, selain itu, pihaknya juga mendapat tambahan sebanyak 20 orang personel dari Kodim 1012 Buntok guna menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran Pilkades serentak di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini.

Baca Juga :  Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Jadi, lanjut Kapolres, petugas gabungan TNI-Polri ini nantinya akan siap siaga melakukan patrol, untuk menjaga keamanan dan ketertiban ke desa-desa yang menggelar pilkades.

Ia juga mengingatkan kepada semua pihak bahwa beda pilihan itu wajar. Jangan sampai hal itu menimbulkan perpecahan di antara warga.

“Netralitas TNI-Polri siap diwujudkan dalam pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Barsel. Fokus kami adalah menjamin kelancaran dan keamanan Pilkades, begitu pula bila ada pihak lain atau masyarakat yang mengetahui terjadinya pelanggara dalam Pilkades silahkan laporkan kepada kami agar dapat ditindak tegas,” kata AKBP Yusfandi Usman. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB