Gali Potensi Alur Sungai jadi Pendapatan Daerah, Pemkab Kotim Kaji Banding ke Barut

- Jurnalis

Rabu, 9 November 2022 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara, Fery Kusmiadi saat menyerahkan dokumen kepada Ketua DPRD Kotim, Rinie, Rabu (09/11/2022).Foto.Deni/1tulah.com

Keterangan foto: Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara, Fery Kusmiadi saat menyerahkan dokumen kepada Ketua DPRD Kotim, Rinie, Rabu (09/11/2022).Foto.Deni/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Dinas Perhubungan Kota Waringin Timur (Kotim) dan rombongan, bersama Ketua DPRD Kotim, Rinie, berkunjung ke Muara Teweh, Barito Utara, Rabu (09/11/2022).

Rombongan mengunjungi kantor Dinas Perhubungan Barito Utara, guna melakukan kaji banding, terkait  lalu lintas sungai yang dikelola menjadi pendapatan asli daerah (PAD).

“Kami berkunjung Barito Utara niatnya ingin belajar, bagaimana Pemkab daerah ini bisa mendapatkan PAD besar dari sektor lalu lintas sungai,” kata Ketua DPRD Kotim, Rinie saat membuka pertemuan.

Menurutnya, Kotim juga memiliki beberapa sungai, diantaranya, sungai Mentaya dan Sungai Cempaga. Namun dari adanya sungai yang bermuara ke laut, belum ada yang menghasilkan pendapatan untuk daerah Kotim.

Baca Juga :  Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

“Makanya kami ke Barito Utara, ingin belajar, dari mana saja pendapatan atas pengelolaan lalu lintas sungai. Lalu perda dan perbup apa yang bisa kami dapat untik dijadikan contoh,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Johny Tangkere, menambahkan, sejumlah sungai, baik Mentaya dan Cempaga merupakan hajat hidup warga Kotim. Namun pemanfaatannya saat ini, justru banyak digunakan oleh pelayaran angkutan perusahaan. Harapan ke depan, lalu lintas sungai yang tinggi itu bisa kembali mensejahterakan masyarakat, dan berpeluang menjadi pendapatan asli daerah.

“Justru sekarang digunakan untuk kepentingan pengusaha. Lalu lintasnya ramai. Karena dari itu, kami perlu belajar dari Barito Utara, bagaimana memanfaatkan lalu lintas sungai itu bisa menjadi pemasukan daerah, yang sedianya dana itu nanti untuk membangun daerah Kotim,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres 27/2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Digital

Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara, Fery Kusmiadi mengaku berterima kasih, adanya kunjungan dari Dians Perhubungan Kotim bersama tim yang dipimpin Ketua DPRD Kotim.

Dia menjelaskan bahwa, Dinas Perhubungan dalam pengelolaan pada lalu lintas Sungai Barito, mendapatkan pemasukan cukup besar untuk daerah.

Malah di tahun 2022 ini, target yang dicanakan sebeasr Rp6,5 miliar lebih tercapai.

“Sampai periode Oktober 2022 sudah Rp5,7 miliar. Dana ada dua bulan lagi mesti dikejar. Kami optimis target tercapai Rp6,5 miliar. hasil yang dimaksud adalah dari retribusi tambat kapal laut,” kata Fery Kusmiadi.(*)

 

 

 

Berita Terkait

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Berita Terbaru