Tiga Korban Terseret Banjir Bandang di Blitar Ditemukan

- Jurnalis

Kamis, 27 Oktober 2022 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mayat - Tiga korban terseret banjir bandang di Blitar Ditemukan. (BeritaJatim/suara.com)

Ilustrasi mayat - Tiga korban terseret banjir bandang di Blitar Ditemukan. (BeritaJatim/suara.com)

1TULAH.COMBanjir Bandang terjadi Rabu (26/10/2022) di Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Truk yang dikendarai sejumlah warga terjebak dan terseret arus banjir bandang yang datang tiba-tiba.

Truk mereka terseret arus Sungai Kedung Cenit di Desa Plandirejo Kecamatan Bakung. Empat orang dilaporkan hilang terseret arus.

Tim gabungan TNI, Polri dan BPBD Kabupaten Blitar Jawa Timur ( Jatim ) akhirnya menemukan tiga dari empat korban terseret banjir bandang kemarin.

Dalam pencarian beberapa jam, ketiga korban saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Kami sudah berhasil menemukan tiga orang dan mereka ditemukan meninggal dunia. Saat ini, tinggal satu orang lagi dalam pencarian,” kata Kapolsek Bakung AKP Zainal Arifin di Blitar, Rabu (27/10/2022) malam melansir SuaraJatim.id-jaringan suara.com (1tulah.com)

Dirinya mengungkapkan korban pertama yang berhasil ditemukan adalah Obet (18), sopir truk, warga Desa Tumpakoyot, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar.

Korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi awal truk terseret banjir. Ia ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Sedangkan, dua korban yang ditemukan lagi adalah Andik (21) dan Yopi (23). Keduanya adalah warga Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar.

“Kedua korban ditemukan pukul 15.00 WIB. Mereka ditemukan sekitar 15 kilometer dari lokasi kejadian,: kata dia.

Ia menjelaskan, kedua korban ditemukan hampir masuk laut, sebab muara air Sungai Kedung Cenit Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, tersebut menuju Pantai Pasur.

Dirinya menambahkan, hingga kini masih satu orang korban belum ditemukan yakni Riyanto (55), kenek truk, warga Desa Tumpakoyot, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar.

“Masih satu yang belum ditemukan. Tadi pencarian sempat dihentikan karena sudah sore, jam 16.00 WIB, sehingga diputuskan besok (Kamis, 26/10) akan dilakukan pencarian lagi,” kata dia.

Sungai Kedung Cenit, Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar merupakan jalur yang biasa dimanfaatkan warga. Lokasinya berupa sabo dam.

Baca Juga :  Gelombang Penolakan Program MBG Meluas dari Lampung hingga Papua, Ada Apa?

Di jembatan itu ada gorong-gorong yang berfungsi sebagai jalan lewat air. Saat debit air kecil, air kemudian lewat di gorong-gorong tersebut, namun saat debit air besar air bisa menembus hingga atas gorong-gorong.

Dirinya berharap, warga berhati-hati saat lewat di sungai itu, terlebih lagi setelah hujan deras terjadi.

Sebelumnya, satu unit truk dilaporkan terseret arus air saat lewat di Sungai Kedung Cenit Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Truk pengangkut tebu tersebut mengangkut lima orang dan pulang bersama-sama setelah menebang tebu.

Kejadian itu dilaporkan warga yang melihat ada truk terseret air. Perangkat desa dan warga lainnya langsung ke lokasi dan mencari para korban.

Saat kejadian pada Selasa (25/10) malam itu, satu orang melompat dan berhasil selamat yakni Pendik (32), warga Desa Sumberurip Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar. Sedangkan, empat orang lainnya terseret arus air. (Antara/suara.com)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN
Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA
KPK Sebut Bupati Bolmut Diduga Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar
Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 05:54 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN

Kamis, 24 September 2026 - 05:46 WIB

Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Rabu, 23 September 2026 - 05:53 WIB

Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 18:01 WIB

Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Berita Terbaru