Ini Penjelasan Dirut RSUD Muara Teweh Terkait Jasmed Belum Dibayar

- Jurnalis

Rabu, 19 Oktober 2022 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Dirut RSUD Muara TEweh, dr Tiur Meida. Foto.tangkapan layar IG Tiurmaidatambunan.

Plt Dirut RSUD Muara TEweh, dr Tiur Meida. Foto.tangkapan layar IG Tiurmaidatambunan.

1TULAH.COM, MUARA TEWEH– Plt Dirut RSUD Muara Teweh dr Tiur Meida kembali angkat bicara terkait resahnya ratusan pegawai belum terima dana jasmed alias jasa pelayanan medis.

Kepada 1tulah.com, Rabu 19 Oktober 2022, pagi, dr Tiur Meida menjelaskan rinci. Bahwa,  untuk jasa pelayanan BPJS dari tahun 2020-2021 sudah selesai alias sudah dibayarkan semua.

Begitu juga untuk insentif covid, dana bersumber dari pusat, terhadap nakes khusus, semua sudah dibayarkan.

“Kalau untuk jasa covid bpjs atau non bpjs memang belum dibayar sama sekali. Kendalanya karena tidak ada regulasi. Sekarang  regulasi dalam proses. Kita sudah melalui tahap ke inspektorat, bpkp dan BPK sudah di acc. Dan benar bisa dibayarkan. Sudah diangarkan  di APBD perubahan,” ujar dr Tiur.

Baca Juga :  Pemkab Murung Raya Dukung Semangat Pembangunan di Hari Jadi Barito Utara

Berita terkait : Ratusan Pegawai RSUD Muara Teweh Resah, 10 Bulan Berjalan Jasmed Belum Dibayar

Dia menjelaskan, angarn diperubahan sudah di acc. Saat ini hanya menunggu regulasi dalam proses. Karena sebutnya, zaman pejabat terdahulu regulasi tidak dibuat. Baru ketika ia menjabat regulasi dibuat, dengan berbagi proses dan tahapan.

Lalu bagaimana dengan dana jasa pelayanan sktm? Tiur tak menampik. Bahwa dana pelayanan sktm sampai sekarang memang bellum pernah dibayarkan.

“Tapi ini sudah masuk di anggaran APBD perubahan dan sudah di acc semua. Kita tinggal menunggu saja. Kami tidak janji bisa dibayar bulan depan. Bisa saja mundur sampai desember. Karena dalam spj tidak mudah, malah rumit,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sisi Gelap Piala Dunia 2026: Mesin Uang FIFA dan Pemicu Ledakan Judi Online

Intinya Kami berharap baik dana sktm, dan dana pelayanan covid bpjs yang belum dibayarkan bisa terealisasi tahun ini. Sekali lagi, harapan kami semoga kewajiban dan hak nakes bisa terbayarkan tahun ini,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan karyawan RSUD Muara Teweh, resah. Pasalanya dana jasa pelayanan hampir 10 bulan belum dibayarkan.

Selain itu karyawan juga merasa belum menerima dana pelayanan sktm dan jasa pelayanan covid. (*)

 

 

Berita Terkait

Harapan Politisi Golkar Kalteng di Hari Bhayangkara ke-80: Polri Makin Dicintai Rakyat!
Sisi Gelap Piala Dunia 2026: Mesin Uang FIFA dan Pemicu Ledakan Judi Online
Penataan Kawasan Kumuh di Kelurahan Lanjas Dimulai, Bupati Resmikan Groundbreaking
Dukung Program MBG, Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG
Polda Metro Jaya Catat 2.216 Kasus Kejahatan 3C Hingga Juni 2026
Piala Dunia 2026: Maroko Depak Belanda, Jalanan Amsterdam dan Utrecht Diwarnai Kerusuhan
Eropa Membara! Gelombang Panas Ekstrem Tewaskan 1.300 Orang, Suhu Jerman Pecah Rekor 41,7°C
Legislator Kalteng Ingatkan Program Koperasi Merah Putih Jangan Korbankan Pembangunan Fisik Desa
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:23 WIB

Harapan Politisi Golkar Kalteng di Hari Bhayangkara ke-80: Polri Makin Dicintai Rakyat!

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:12 WIB

Sisi Gelap Piala Dunia 2026: Mesin Uang FIFA dan Pemicu Ledakan Judi Online

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:14 WIB

Penataan Kawasan Kumuh di Kelurahan Lanjas Dimulai, Bupati Resmikan Groundbreaking

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:28 WIB

Dukung Program MBG, Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:26 WIB

Polda Metro Jaya Catat 2.216 Kasus Kejahatan 3C Hingga Juni 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:46 WIB

Piala Dunia 2026: Maroko Depak Belanda, Jalanan Amsterdam dan Utrecht Diwarnai Kerusuhan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:38 WIB

Eropa Membara! Gelombang Panas Ekstrem Tewaskan 1.300 Orang, Suhu Jerman Pecah Rekor 41,7°C

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:26 WIB

Legislator Kalteng Ingatkan Program Koperasi Merah Putih Jangan Korbankan Pembangunan Fisik Desa

Berita Terbaru