Tragedi Kanjuruhan Mendapat Sorotan Presiden FIFA

- Jurnalis

Minggu, 2 Oktober 2022 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat keamanan menembakan gas air mata untuk menghalau penonton yang masuk lapangan stadion Kanjuruhan Malang (suara.com)

Aparat keamanan menembakan gas air mata untuk menghalau penonton yang masuk lapangan stadion Kanjuruhan Malang (suara.com)

1TULAH.COM – Pecinta sepakbola Indonesia berduka atas tragedi maut yang terjadi di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur.

Menyusul insiden tragis, yang menewaskan ratusan orang usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam.

Tragedi Kanjuruhan Malang tersebut mendapat sorotan dari Presiden FIFA Gianni Infantino.

“Dunia sepak bola sedang dihebohkan menyusul insiden tragis yang terjadi di Indonesia pada akhir pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang,” ujar Gianni, dikutip dari situs resmi FIFA, Minggu melansir suara.com.

Baca Juga :  Murung Raya Siapkan Wakil Terbaik Guru dan Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Provinsi

Menurutnya, tragedi ini merupakan hari yang gelap bagi semua yang terlibat dalam sepak bola dan sebuah tragedi luar pemahaman.

“Saya menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga, para korban, teman-teman yang kehilangan nyawa setelah insiden tragis ini,” kata pria asal Italia itu.

Tidak terima tim kesayangannya kalah, Suporter Arema FC (Aremania) berbondong-bondong turun kelapangan.
,Kekalahan Arema FC jadi pemicu kericuhan sehingga polisi bertindak dengan melemparkan gas air mata.

Baca Juga :  Mitos "Agent of Change" dan Fenomena KKN Influencer: Saat Pengabdian Mahasiswa Bertumbal Algoritma

Berdasarkan aporan terakhir, akibat kericuhan ini terdapat korban meninggal dunia yang mencapai 174 jiwa.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Wiyanto Wijoyo mengatakan korban berjumlah 130. Sementara Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mencatat data sementara jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi tersebut sebanyak 125 orang.

Akibat kerusuhan ini juga, operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyetop Liga 1 Indonesia 2022-2023 selama sepekan dan itu merupakan arahan dari ketua umum PSSI Mochammad Iriawan. (suara.com)

Berita Terkait

Mitos “Agent of Change” dan Fenomena KKN Influencer: Saat Pengabdian Mahasiswa Bertumbal Algoritma
MK Larang Sisa Kuota Internet Hangus: Hak Milik Konsumen dan Kebijakan Baru Operator
Kasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah: Resmi Ditahan di Rutan KPK Selama 20 Hari
Pemkab Murung Raya Perkuat Komitmen Tingkatkan Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah
Pemkab Murung Raya Perkuat Upaya Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Remaja
Prabowo Meyakini Kesamaan Pandangan dengan PDIP: Hatinya Sebetulnya Sama dengan Kita
Alami Saraf Kejepit hingga Terancam Lumpuh, Hotman Paris Resmi Mundur Jadi Pengacara Febrie Adriansyah
Transformasi Digital Birokrasi, Heriyus Ajak ASN Bangun Budaya Kerja Modern

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:14 WIB

Mitos “Agent of Change” dan Fenomena KKN Influencer: Saat Pengabdian Mahasiswa Bertumbal Algoritma

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:04 WIB

MK Larang Sisa Kuota Internet Hangus: Hak Milik Konsumen dan Kebijakan Baru Operator

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:57 WIB

Kasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah: Resmi Ditahan di Rutan KPK Selama 20 Hari

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:26 WIB

Pemkab Murung Raya Perkuat Komitmen Tingkatkan Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:23 WIB

Pemkab Murung Raya Perkuat Upaya Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Remaja

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:11 WIB

Prabowo Meyakini Kesamaan Pandangan dengan PDIP: Hatinya Sebetulnya Sama dengan Kita

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:14 WIB

Alami Saraf Kejepit hingga Terancam Lumpuh, Hotman Paris Resmi Mundur Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:55 WIB

Transformasi Digital Birokrasi, Heriyus Ajak ASN Bangun Budaya Kerja Modern

Berita Terbaru