Kawasan HP di Kotim Terancam Habis, M Abadi: Banyak Perusahaan Sawit yang Menanam di Luar HGU

- Jurnalis

Jumat, 23 September 2022 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur M.Abadi

Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur M.Abadi

1tulah.com,SAMPIT-Kerusakan lingkungan hidup di wilayah Kotim sudah sangat mengkhawatirkan, terutama dengan terancam habisnya kawasan hutan produksi (HP) oleh perabahan dalam sektor perkebunan kelapa sawit.

Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur M.Abadi,  mengatakan kawasan Hutan Produksi (HP) dan permukiman di daerah setempat terancam habis. Kondisi ini berdampak serius bagi keberlangsungan lingkungan hidup, terutama sebagai kawasan panyangga terhadap banjir saat musim hujan.

“Ancaman itu timbul karena adanya pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit secara besar-besaran dan tidak terkendali,” kata M. Abadi kepada 1tulah.com di Sampit, Jumat (23/9/2022).

Menurut Abadi,  pelanggaran perizinan dengan menggarap lahan di luar hak guna usaha (HGU) yang telah diberikan, membuat percepatan kerusakan hutan di daerah Kotawaringin Timur.

Baca Juga :  EL Family A Gagalkan Langkah Kuda Hitam Tim AS ke Partai Final

Semestinya, lanjutnya, pemerintah daerah harus segera melakukan langkah antisipasi untuk mencegah meluasnya kerusakan hutan, yakni dengan mengevaluasi seluruh perizinan yang dimiliki perusahaan sawit di Kotim

Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang ada rupanya banyak perkebunan kelapa sawit yang diduga sengaja mengagarap lahan di luar HGU, hingga merusak kawasan Hutan Produksi (HP).

“Sebenarnya sudah terlihat berapa kemampuan hutan sebagai daerah penyangga air, bila dihitung dari luas wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur yang mencapai 1, 6 juta hektare,” katanya.

Ia juga mengatakan, jumlah luasan hutan terus berkurang seiring dengan munculnya kebijakan pemerintah. Kondisi tersebut tentunya sangat memprihatinkan, sebab akibat pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit secara membabi buta,

Baca Juga :  DPRD Kalteng Setujui Perubahan APBD 2026: Pendapatan Daerah Naik Jadi Rp5,31 Triliun

“Hutan di Kotawaringin Timur saat ini sudah habis dan kalau pun tersisa, letaknya sangat jauh sekali yaitu di perbatasan dengan Kabupaten Seruyan dan Katingan. Sisa hutan di  sana bentuknya persis seperti lengkungan pelangi,” terangnya.

Jika melihat begitu kecilnya luasan hutan di Kotawaringin Timur ditambah lagi lokasinya yang begitu jauh, maka sulit diharapkan menjadi penyangga air. Akibatnya, air pun mengalir bebas kemana-mana, sehingga pada saat curah hujan tinggi banyak daerah yang terendam banjir,”kata M.Abadi. (Emmy)

 

Berita Terkait

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran
Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul
Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47
Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim
DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga
Temui Presiden Prabowo, Panglima Jilah Bawa Aspirasi Masyarakat Adat Dayak
Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:22 WIB

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:23 WIB

DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:22 WIB