Antisipasi Hewan Kurban Tertular PMK, Duwel: Periksa Ulang Saat Masuk Kalteng!

- Jurnalis

Kamis, 7 Juli 2022 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drs Duwel Rawing anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah.Foto.Ingkit/1tulah.com

Drs Duwel Rawing anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah.Foto.Ingkit/1tulah.com

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Mewabahnya penyakit mulut dan kaki (PMK) pada hewan sapi, perlu penanganan serius dari pemerintah, terutama agar tidak sampai masuk ke wilayah Kalteng.

Menjelang Idul Adha 1434 H yang tinggal beberapa hari ini, sejumlah hewan kurban sudah banyak ditemukan. Meski saat proses pengirimannya telah melalui pemeriksaan, hendaknya hewan kurban itu kembali diperiksa ulang setibanya di Kalteng.

Legislator Kalteng, Duwel Rawing meminta pemprov melalui dinas terkait supaya dapat memeriksa kembali kesehatan hewan yang akan dijadikan kurban pada hari raya Idhuladha tahun ini.

Baca Juga :  Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Pemeriksaan kembali sangat penting guna memastikan hewan kurban yang ada benar-benar sehat terutama sapi dari penyakit mulut dan kuku (PMK), sehingga tidak menularkan penyakit tersebut kepada hewan ternak masyarakat lainnya.

“Pemeriksaan kembali itu hanya untuk memastikan hewan kurban tersebut sehat atau tidak, jangan sampai nantinya menjangkiti hewan masyarakat sekitarnya,” kata Duwel Rawing kepada 1tulah.com, Kamis (7/7/2022).

Selain itu pemberian vaksin untuk hewan qurban khususnya sapi, ia menyarankan hewan itu harus dalam keadaan sehat. Jangan sampai hewan yang terkena penyakit diberikan vaksin, hal ini dilakukan harus dengan ketelitian.
Ia juga mengingatkan kembali dalam memilih hewan yang akan dijadikan sebagai kurban seperti halnya sapi supaya berhati-hati dan teliti sebelum membelinya pastikan hewan tersebut sehat dan layak dikonsumsi.

Baca Juga :  Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

“Pada intinya kehati-hatian sangat perlu dalam memilih hewan kurban. Sekali lagi, hewan yang ada periksa kembali kesehatannya, karena kita tidak tahu kapan hewan itu terjangkit, bisa saja ketika diperjalanan hewannya malah terkena PMK,” ujar mantan Bupati Katingan ini.(Ingkid)

 

Berita Terkait

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Berita Terbaru