PT Adaro Diberitakan Tunggak Pembayaran Retribusi, Berikut Penjelasan Kadishub Barsel

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juni 2022 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daud Danda Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Barito Selatan (Barsel).foto Alifansyah/1tulah.com

Daud Danda Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Barito Selatan (Barsel).foto Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com,BUNTOK – Daud Danda Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), menyampaikan pada prinsipsipnya PT. Adaro siap bekerjasama dalam hal pembayaran retribusi dalam aktivitas shifing di perairan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, khususnya di wilayah Barsel sebagai jalur lintas.

Hal tersebut diutarakannya untuk meluruskan pemberitaan di salah satu media online setempat yang menyatakan bahwa PT. Adaro Logistik diduga tak bayar retribusi jasa capai miliaran rupiah.

“PT. Adaro adalah salah satu perusahaan yang ternama dan perusahaan yang mempunyai prinsip tata kelola administrasi yang baik serta senantiasa mematuhi peraturan yang berlaku untuk pembayaran retrubusi jasa di Barsel ini,” ujar Daud Danda kepada 1tulah.com di Buntok, Jumat (24/6/2022).

Ia mengatakan, termasuk juga berkaitan dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 6 Tahun 2022 tentang perubahan tarif retribusi jasa kepelabuhan yang baru saja pihaknya sosialisasikan kepada seluruh agen-agen kapal tongkang.

Baca Juga :  Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

“Pada prinsipnya PT. Adaro siap melaksanakan dan mematuhi peraturan tersebut,” terangnya

Daud Danda mengungkapkan, PT. Adaro juga siap berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk menyeselesaikan kekeliruan-kekeliruan (kalau ada) atau permasalahan selama ini yang berkaitan dengan retribusi untuk melaksanakan apa yang perlu dipenuhi oleh mereka di Wilayah perairan Kabupaten Barsel ini.

“Dan mereka siap bekerjasama mengambil bagian untuk pembangunan Kabupaten yang bersemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” ungkap Daud Danda.

Ia menerangkan, pada prinsipnya Pemda juga mendukung semua perusahaan-perusahaan yang ada di Wilayah Kabupaten Barsel, tetapi perusahaanpun juga harus sebaliknya untuk mendukung kemajuan Daerah.

 

“Jadi kita sama-sama saling bersinergi untuk kemajuan Barsel,” ucapnya

Baca Juga :  Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen

Saat ditanya terkait dengan pemberitaan di salah stau media online, ia mengaku baru menjabat tiga tahun di wilayah Barsel, sehingga perlu lebih mendapami permasalahannya.

“Karena saya baru 3 Tahun disini jadi saya belum mendalami permasalahan tersebut dan nanti kami akan diskusikan kembali dengan pihak PT. Adaro tentang masalah itu,” jelas Daud Danda.

Ia menambahkan, sebab PT. Adaro adalah perusahaan yang baik dan salah satu perusahaan yang selalu mematuhi peraturan-peraturan yang berlaku, dan kemungkinan selama itu belum ada kordinasi yang baik antara Dushub Barsel dengan pihak PT. Adaro.

“Satahu saya, selama saya disini kami selalu saling mendukung dan berkesinambungan untuk memberikan pemahaman satu sama lain tentang kesinergian kita untuk kemajuan Barsel,” kata Daud Danda. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terbaru