1tulah.com, PALANGKA RAYA-Pemprov Kalteng di bawah kepemimpinan Sugianto Sabran dan Eddy Pratowo, tampaknya harus bekerja lebih keras lagi untuk meningkatkan APBD Kalteng.
Pasalnya, hingga saat ini APBD Kalteng masih jauh dibandingkan daerah lainnya di Pulau Jawa. Dengan luas wilayah setengah kali Pulau Jawa, APBD masih di bawah Rp 5 miliar atau Rp4,7 miliar.
Kenyataan ini tentunya harus direspons Pemprov Kalteng dengan berupaya memaksimalkan potensi PAD. Oleh karena itu, Anggota DPRD Kalteng, Sugiyarto mendorong pemprov agar dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kalteng dengan memaksimalkan berbagai potensi yang ada di provinsi ini.
Dia mengatakan, peningkatan PAD sangat perlu menjadi perhatian mengingat untuk membangun Kalteng yang wilayahnya cukup luas atau setengah kali Pulau Jawa tentu memerlukan anggaran yang besar agar bisa terbangun secara merata.
“Setiap tahun PAD Kalteng harus bisa terus meningkat, kalau bisa per tahunnya mencapai Rp 200 miliar. Sehingga, pembangunan bisa berjalan cepat,” ujar Sugiyarto kepada 1tulah.com di Palangka Raya, Jumat (27/5/2022).
Diungkapkannya, untuk sekarang ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalteng masih tergolong rendah yakni masih di bawah Rp 5 triliun atau kurang lebih sekitar Rp 4,7 triliun, dan hal itu masih jauh jika dibandingkan APBD beberapa provinsi khususnya di Pulau Jawa.
Dalam rangka untuk meningkatkan PAD, pemerintah daerah harus bisa mengoptimalkan potensi yang dapat menghasilkan pendapatan daerah, serta membuat aturan yang jelas soal sisi pendapatan dan belanja daerah.
“Banyak potensi yang bisa digali untuk PAD di Kalteng ini, seperti sektor pajak, restribusi, pariwisata dan lain-lain. Semua itu harus bisa dioptimalkan agar menghasilkan untuk daerah,” tuturnya.
Di sisi lain, dalam upaya mempercepat pembangunan di provinsi ini juga. Pemerintah daerah harus dapat meningkatkan koordinasi maupun komunikasi dengan pemerintah pusat dengan harapan bisa mendapatkan dukungan optimal dari pusat.
“Pemprov bersama Kepala SOPD agar aktif melakukan komunikasi dengan pusat dalam upaya mewujudkan peningkatan pembangunan di Kalteng, utamanya agar ada banyak dana APBN mengucur ke Kalteng, karena APBD Kalteng masih kecil jika dibanding luas wilayah,” jelasnya.
Selain itu, ia mengingatkan untuk mengoptimalisasi anggaran yang ada pemprov harus memprioritaskan pembangunan yang bersifat penting dan mendesak serta sesuai dengan visi dan misi pembangunan daerah di Kalteng.(Ingkit)

![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)
![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)
![Ilustrasi Bank Indonesia. [Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/bi-rupiah-225x129.jpg)
![Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/saham-sultan-225x129.jpg)







![Ilustrasi Bank Indonesia. [Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/bi-rupiah-360x200.jpg)
![Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/saham-sultan-360x200.jpg)









