ABPD Kalteng Masih di Bawah Rp 5 Triliun, Anggota Dewan Ini Desak Pemrov Maksimalkan Potensi PAD

- Jurnalis

Jumat, 27 Mei 2022 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng dari Partai Gerindra, Sugiyarto

Anggota DPRD Kalteng dari Partai Gerindra, Sugiyarto

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Pemprov Kalteng di bawah kepemimpinan Sugianto Sabran dan Eddy Pratowo, tampaknya harus bekerja lebih keras lagi untuk meningkatkan APBD Kalteng.

Pasalnya, hingga saat ini APBD Kalteng masih jauh dibandingkan daerah lainnya di Pulau Jawa. Dengan luas wilayah setengah kali Pulau Jawa, APBD masih di bawah Rp 5 miliar atau Rp4,7 miliar.

Kenyataan ini tentunya harus direspons Pemprov Kalteng dengan berupaya memaksimalkan potensi PAD. Oleh karena itu, Anggota DPRD Kalteng, Sugiyarto mendorong pemprov agar dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kalteng dengan memaksimalkan berbagai potensi yang ada di provinsi ini.

Dia mengatakan, peningkatan PAD sangat perlu menjadi perhatian mengingat untuk membangun Kalteng yang wilayahnya cukup luas atau setengah kali Pulau Jawa tentu memerlukan anggaran yang besar agar bisa terbangun secara merata.

Baca Juga :  Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting

“Setiap tahun PAD Kalteng harus bisa terus meningkat, kalau bisa per tahunnya mencapai Rp 200 miliar. Sehingga, pembangunan bisa berjalan cepat,” ujar Sugiyarto kepada 1tulah.com di Palangka Raya, Jumat (27/5/2022).

Diungkapkannya, untuk sekarang ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalteng masih tergolong rendah yakni masih di bawah Rp 5 triliun atau kurang lebih sekitar Rp 4,7 triliun, dan hal itu masih jauh jika dibandingkan APBD beberapa provinsi khususnya di Pulau Jawa.

Dalam rangka untuk meningkatkan PAD, pemerintah daerah harus bisa mengoptimalkan potensi yang dapat menghasilkan pendapatan daerah, serta membuat aturan yang jelas soal sisi pendapatan dan belanja daerah.

“Banyak potensi yang bisa digali untuk PAD di Kalteng ini, seperti sektor pajak, restribusi, pariwisata dan lain-lain. Semua itu harus bisa dioptimalkan agar menghasilkan untuk daerah,” tuturnya.

Baca Juga :  Ibadah Paskah ASN Kalimantan Tengah 2026, Momentum Perkuat Integritas dan Pelayanan Publik

Di sisi lain, dalam upaya mempercepat pembangunan di provinsi ini juga. Pemerintah daerah harus dapat meningkatkan koordinasi maupun komunikasi dengan pemerintah pusat dengan harapan bisa mendapatkan dukungan optimal dari pusat.

“Pemprov bersama Kepala SOPD agar aktif melakukan komunikasi dengan pusat dalam upaya mewujudkan peningkatan pembangunan di Kalteng, utamanya agar ada banyak dana APBN mengucur ke Kalteng, karena APBD Kalteng masih kecil jika dibanding luas wilayah,” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan untuk mengoptimalisasi anggaran yang ada pemprov harus memprioritaskan pembangunan yang bersifat penting dan mendesak serta sesuai dengan visi dan misi pembangunan daerah di Kalteng.(Ingkit)

Berita Terkait

Fundamental Ekonomi Kokoh, BI Optimis Rupiah Tetap Resilien Melawan Gejolak Geopolitik
Hati-hati! Ini 9 Saham Sultan dengan Kepemilikan Terpusat Versi Bursa Efek Indonesia
Pesan Mendalam Apristini Arton di Hari Kartini 2026 untuk Perempuan Kalimantan Tengah
Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China
UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak
Resmi Dilantik! LBH Antang Damang Hadir Perkuat Akses Keadilan di Kalimantan Tengah
KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai
Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: “Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!”

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:48 WIB

Fundamental Ekonomi Kokoh, BI Optimis Rupiah Tetap Resilien Melawan Gejolak Geopolitik

Kamis, 23 April 2026 - 09:39 WIB

Hati-hati! Ini 9 Saham Sultan dengan Kepemilikan Terpusat Versi Bursa Efek Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 16:35 WIB

Pesan Mendalam Apristini Arton di Hari Kartini 2026 untuk Perempuan Kalimantan Tengah

Rabu, 22 April 2026 - 15:17 WIB

Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China

Rabu, 22 April 2026 - 15:16 WIB

UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak

Rabu, 22 April 2026 - 15:07 WIB

Resmi Dilantik! LBH Antang Damang Hadir Perkuat Akses Keadilan di Kalimantan Tengah

Rabu, 22 April 2026 - 14:37 WIB

KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 - 13:33 WIB

Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: “Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!”

Berita Terbaru