DPRD: Perketat Pengawasan Distribusi Gas LPG 3 Kg di Kotim!

- Jurnalis

Kamis, 19 Mei 2022 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Rimbun ST

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Rimbun ST

1tulah.com, SAMPIT– Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta untuk turut mengawasi pendistribusian gas 3kg agar benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Rimbun ST setelah mendapat banyak laporan dari masyarakat terkait dengan tingginya harga Gas LPG 3kg yang sampai kepada masyarakat.

“Elpiji 3 kg yang seharusnya harga sekitar Rp17.000, saat ini di eceran jadi sampai Rp35.000 di pasaran. Ini yang perlu diselesaikan. Pemerintah harus cepat merespons ada apa sampai setinggi itu,” kata Rimbun kepada 1tulah.com di Sampit, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga :  Miris! Guru Madrasah Ngadu ke DPR Soal Gaji Rp300 Ribu per Bulan

Menurutnya pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum harus bersinergi untuk memastikan ketersedian stock gas LPG 3kg benar-benar terpenuhi. Sehingga dapat mengetahui penyebab tingginya harga ditingkat eceran.

Melihat dari prinsip ekonomi. Memang masyarakat cenderung memilih komoditas barang yang dinilai ramah dengan kantong mereka. Sehingga, tak jarang ada beberapa oknum di masyarakat malah memanfaatkan situasi ini, untuk mencari keuntungan sendiri.

Baca Juga :  Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro

“Ini harus diawasi pendistribusiannya, jangan sampai salah sasaran. Dan terjadi kelangkaan lagi gas subsidi yang bermuara kepada tingginya harga ditingkat eceran,” ujar Rimbun.

Ia menambahkan, selama ini tingginya harga elpiji seakan dianggap biasa oleh banyak pihak, padadahal, kondisi itu semakin memberatkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.(Fit).

Berita Terkait

Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal
Legislator Barut H Al Hadi Desak Aparat Ungkap hingga Bandar Besar Narkoba
Kepala BNNP Kalteng Brigjen Mada Audiensi di Barut, Dewan Haji Tajeri: Belum Ada Tempat Rehabilitasi Narkoba di Sini
Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro
Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Pemkab Barsel Kucurkan Dana Bedah Rumah Rp20 Juta
Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan
Pemkab Mura Dorong Guru Tetap Solid dan Aktif 
SAKIP 2025, Pemkab Murung Raya Kembali Catat Prestasi Positif

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:12 WIB

Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:10 WIB

Legislator Barut H Al Hadi Desak Aparat Ungkap hingga Bandar Besar Narkoba

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:04 WIB

Kepala BNNP Kalteng Brigjen Mada Audiensi di Barut, Dewan Haji Tajeri: Belum Ada Tempat Rehabilitasi Narkoba di Sini

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:06 WIB

Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Mura Dorong Guru Tetap Solid dan Aktif 

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:26 WIB

SAKIP 2025, Pemkab Murung Raya Kembali Catat Prestasi Positif

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:57 WIB

Ketua TP-PKK Mura Dorong Lansia Tetap Produktif dan Bahagia

Berita Terbaru

Ilustrasi Niat Puasa. (Unsplash)

Nasional

Kemenag Aceh Perkirakan 19 Februari jadi Awal Ramadhan 1447 H

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:21 WIB