Ketua DPRD Himbau Masyarakat Ikuti Arahan Pemerintah Terkait Maraknya Penyakit Hepatitis Misterius

- Jurnalis

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kotim, Rinie Anderson.Foto.Fitri/1tulah.com

Ketua DPRD Kotim, Rinie Anderson.Foto.Fitri/1tulah.com

1tulah.com, SAMPIT – Penyakit hepatitis misterius yang kini tengah marak menyerang anak-anak sudah memasuki Indonesia. Jumlah kematian akibat virus hepatitis ini mulai bertambah, bahkan penyakit ini telah dikategorikan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Menanggapi hal itu Ketua DPRD Kotim, Dra. Rinie Anderson meminta masyarakat untuk tidak panik dan takut serta waspada dengan mengikuti arahan dari pemerintah.

“Ditemukannya paparan hepatitis akut atau hepatitis misterius ini tentu yang utama tentu kita sampaikan kepada masyarakat melalui pemerintah dan kita semua tidak perlu panik, kita tidak perlu ketakutan, namun demikian kita tingkatkan kewaspadaan kita dan anjuran dari pemerintah wajib kita ikuti,” katanya, Rabu 18 Mei 2022.

Baca Juga :  Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Rinie menyarankan, pemerintah perlu melakukan berbagai langkah. DPRD pun mendorong agar mulai dari pemerintah pusat serta daerah dan fasilitas kesehatan untuk melakukan sosialisasi dengan mengedukasi, memberikan informasi dan komunikasi tentang hepatitis misterius.

“Sehingga ketika masyarakat kita edukasi informasi terhadap apa itu hepatitis misterius, saya kira masyarakat juga lebih fair dan aware tetunya lebih bersama-sama sedini mungkin menghindari paparan hepatitis misterius ini,” ucap Rinie.

Baca Juga :  Infrastruktur Pemukiman Jadi Keluhan Utama Warga Kalibata saat Reses Anggota DPRD Kalteng

Informasi dan komunikasi edukasi menyangkut paparan hepatitis misterius yang paling utama adalah mengenai gejalanya. Agar ketika anak-anak yang mulai menunjukkan tanda-tanda seperti mual, diare, kemudian kuning, dan sampai ketika mengalami penurunan kesadaran dapat segera dibawa ke fasilitas kesehatan.

“Sehingga begitu anak-anak kita sudah terlihat ada tanda-tanda yang tujuh belas tahun ke bawah itu ada tanda-tanda panas, kemudian mual, diare, kemudian juga penurunan kesadaran, kemudian juga ada warna kuning, sebelum warna kuning segera kita bawa ke rumah sakit ataupun fasilitas-fasilitas kesehatan yang terdekat,” Demikian Rinie.(Fit).

Berita Terkait

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran
Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul
Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47
Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim
DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga
Temui Presiden Prabowo, Panglima Jilah Bawa Aspirasi Masyarakat Adat Dayak
Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:22 WIB

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:23 WIB

DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:22 WIB