1tulah.com, SAMPIT-Penurunan angka stunting pada anak-anak tengah menjadi perhatian serius pemerintah di tingkat pusat. Meski di wilayah Kotim, angka anak stunting tergolong rendah, hendaknya jangan terlena.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui dinas kesehatan agar gencar menggalakan penakanan angka stunting. “Pemkab harus menggalakan penekanan stunting seperti upaya yang sudah dilaksanakan oleh mereka agar terus dilakukan untuk menekan angka stunting,” kata Anggota Komisi III DPRD Kotim, Riskon Fabiansyah kepada 1tulah.com di Sampit, Rabu (18/5/2022).
Menurutnya stunting harus ditangani sampai tuntas dengan harapan angka anak yang mengalami stunting terus menurun. Apalagi stunting ini sesuatu yang bisa menimbukan dan mengakibatkan tinggi badan tidak sesuai dengan kondisi normal.
“Ini memang menjadi tugas bersama lintas sektor, bukan hanya pada dinas kesehatan saja. Jadi yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung bisa bersinergi agar angka stunting terus ditekan,” paparnya.
Ia juga menambahkan, pemerintah desa juga diharapkan terlibat aktif dalam rangka menekan angka stunting ini, baik dengan cara membagikan makanan tambahan yang bergizi kepada masyarakatnya agar desa mereka bebas dari stunting.(Fit).

![Perjalanan Cinta Roberto Carlos: Punya 11 Anak dari 7 Wanita Berbeda dan Menikah 4 Kali [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/bantah-mualaf-360x200.jpg)






















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

