Dikeroyok Massa Ade Armando Sempat Menangis, Kabid Humas Polda Metro Jaya : Beberapa Orang Diamankan

- Jurnalis

Selasa, 12 April 2022 - 05:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen sekaligus aktivis Ade Armando diamankan polisi dari amukan massa. (Suara.com)

Dosen sekaligus aktivis Ade Armando diamankan polisi dari amukan massa. (Suara.com)

1tulah.com – Aksi penganiayaan yang dilakukan oleh massa aksi 11 April terhadap Ade Armando di depan gedung DPR/MPR RI pada Senin (11/4/2022) menyita perhatian publik,

Ade Armando, dosen sekaligus pegiat media sosial, sempat menangis dan meminta ampun kepada massa yang mengeroyok serta menelanjanginya, Senin (11/4/2022).

Sejumlah wartawan termasuk dari Suara.com yang menyaksikan pengeroyokan itu, sempat melihat Ade Armando meminta ampun sembari menangis agar dirinya tak lagi dikeroyok.

Namun, massa yang emosi tidak mau mengabulkan permintaan Ade Armando.

Baca Juga :  Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

“Telanjangi saja, buka bajunya,” kata massa
Arak saja, diarak ke sana,” kata yang lain lagi dilansir dari suara.com jaringan 1tulah.com.

Tak lama, aparat kepolisian segera mendekat dan melindungi Ade Armando.

Polisi lantas membawa Ade menjauh dari massa yang masih emosi. Ade lalu dibawa polisi ke area dalam gedung DPR RI.

Sementara pihak kepolisian mengaku sudah mengantongi sejumlah orang terduga pelaku pengeroyok Ade Armando.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komnes Pol Endra Zulpan mengatakan, saat ini sudah beberapa orang diperiksa secara intensif. Namun ia belum mendetil soal hal tersebut.

Baca Juga :  Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film "Pesta Babi" Dandhy Laksono

“Sudah beberapa kami amankan. Saya belum bisa sampaikan secara detail,” kata Zulpan kepada wartawan.

Menurutnya, Ade babak belur usai habis dihakimi massa di depan Gedung DPR RI. Ia memastikan bahwa petugas atau aparat tak terlibat justru berupaya melakukan pengamanan.

“Mengalami pemukulan tetapi bukan oleh petugas, oleh massa aksi,” tuturnya.

Sumber : suara.com

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru