Legislator Ini Prihatin Harga Karet Terjun Bebas

- Jurnalis

Rabu, 30 Maret 2022 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Ary Dewar.Foto.Fitri/1tulah.com

Foto - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Ary Dewar.Foto.Fitri/1tulah.com

1tulah.com, SAMPIT – Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) H.Ary Dewar turut prihatin dengan kondisi harga karet yang kembali turun. Sementara kebutuhan sehari-hari masyarakat saat ini merangkak naik.

Menurut Ary Dewar, tidak bisa dipungkiri semua kebutuhan sehari-hari masyarakat saat ini berangsur naik sementara harga komoditas karet yang menjadi sandaran hidup masyarakat kembali turun.

“Harga karet di Kotim kini masih jauh dari level ideal. Jika dibanding komoditas kelapa sawit dan rotan sangat jauh tertinggal, sedangkan kebutuhan untuk karet, seyogyanya cukup tinggi untuk dalam negeri. Sayangnya, harga masih belum berpihak kepada petani,” kata Ary Dewar, Rabu, 30 Maret 2022.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Menurutnya, di tengah kondisi ini justru beban masyarakat sangatlah berat. Harga sembako naik. Di satu sisi harga komoditas karet  belum ada tanda-tanda membaik.

Kondisi demikian terjadi di sejumlah daerah di Kotim yang mana selama ini bergantung disektor karet seperti halnya di Kecamatan Cempaga dan Kota Besi.

Baca Juga :  Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan

“Saya menerima laporan dari masyarakat. Kondisinya memang sulit. Alasan kenapa harga turun, katanya karena wabah ini, sehingga para pengepul juga kesulitan memasok sehingga mereka tidak ingin menyetok terlalu banyak hasil dari petani,“ ungkapnya.

Ary Dewar menambahkan, kesulitan masyarakat ini memang sangat berdampak kepada kehidupan ekonomi mereka sehari – hari. Salah satu upaya yang bisa dilakukan pemerintah untuk menekan itu adalah menstabilkan harga kebutuhan pokok.(Fit)

Berita Terkait

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos
Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri
Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan
Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!
Resmi! Korlantas Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan, Cukup KTP Pemilik Baru
Tok! Presiden Prabowo Teken PP Gaji Ke-13 2026: Cair Juni, Ini Rincian Nominal PNS, PPPK, & Pejabat
Dongkrak PAD, Pemkab Murung Rayaa Siapkan Perseroda
Tetap Sejuk dan Eksis! Goojodoq GFS025 Jadi Pendamping Wajib Saat Cuaca Panas Ekstrem

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Kamis, 16 April 2026 - 13:10 WIB

Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri

Kamis, 16 April 2026 - 10:25 WIB

Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 09:08 WIB

Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Rabu, 15 April 2026 - 22:11 WIB

Resmi! Korlantas Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan, Cukup KTP Pemilik Baru

Rabu, 15 April 2026 - 21:57 WIB

Tok! Presiden Prabowo Teken PP Gaji Ke-13 2026: Cair Juni, Ini Rincian Nominal PNS, PPPK, & Pejabat

Rabu, 15 April 2026 - 15:59 WIB

Dongkrak PAD, Pemkab Murung Rayaa Siapkan Perseroda

Rabu, 15 April 2026 - 08:41 WIB

Tetap Sejuk dan Eksis! Goojodoq GFS025 Jadi Pendamping Wajib Saat Cuaca Panas Ekstrem

Berita Terbaru

Ilustrasi vape. [Dok. Antara]

Berita

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:04 WIB