Gadis Asal Cianjur Hilang di Arab Saudi

- Jurnalis

Selasa, 8 Maret 2022 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerja Migran Indonesia yang hilang di Arab Saudi. (suara Jabar.id)

Pekerja Migran Indonesia yang hilang di Arab Saudi. (suara Jabar.id)

1tulah.com – Seorang gadis asal Cianjur, Jawa Barat yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi dikabarkan telah hilang kontak dengan keluarganya selama tiga tahun lamanya.

PMI itu bernama Nurhalimah binti Obar (26) asal Kampung Cibodas RT 01/02, Desa Kamurang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur.

“Adik kami sudah tiga tahun bekerja di Arab Saudi, tapi hingga kini tidak ada kabar, pihak sponsor juga tidak bertanggungjawab,” tutur Kaka kandugnya, Budi Hartono, Senin (7/3/2022) dilansir dari suaraJabar.id (jaringan suara.com)

Baca Juga :  KPK Periksa Rudy Tanoe Guna Hitung Kerugian Negara Kasus Bansos Beras

Budi mengungkapkan, adiknya berangkat ke Arab Saudi pada 2019 lalu. Setahunya melalui sponsor atau penyalur berinisial IS, asal Rancagoong, Cianjur.

Terakhir memberi kabar setelah satu bulan bekerja di Arab Saudi pada 2019 lalu, sejak itu hingga sekarang tidak ada kabar lagi.

“Kami sangat khawatir kondisi adik kami, pihak penyalur tidak bertanggung jawab,” katanya.

Baca Juga :  Ancaman di Balik Energi Terbarukan: Mengapa PSN Berlabel Hijau Memicu Konflik Agraria?

Pihak keluarga tidak berpikiran lain-lain mengenai nasib Nurhalimah, terang Budi, dan sangat yakin masih hidup.

Berbekal keyakinan tersebut, Budi terus berupaya mencari informasi kondisi adiknya dan bekerja dengan siapa.

“Saya meminta tolong pada pemerintah pusat melalui kementerian dan KBRI di Arab Saudi agar bisa menolong mencari keberadaan adik kami, kami yakin masih hidup,” tandasnya.

Sumber : suaraJabar.id/suara.com

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi
Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla
Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul
Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun
Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?
Kondisi Terbaru Andrie Yunus: Alami Kecemasan Berat dan Jalani Rawat Jalan Pasca-Penyiraman Air Keras
KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu
Presiden Prabowo Targetkan 100.000 Sekolah Bakal Diperbaiki pada 2027

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:14 WIB

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:09 WIB

Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:01 WIB

Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:44 WIB

KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:43 WIB

Presiden Prabowo Targetkan 100.000 Sekolah Bakal Diperbaiki pada 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:40 WIB

KPK Ungkap 27 Pihak dan 313 PIHK Terima Aliran Dana Kasus Kuota Haji

Berita Terbaru