Warga Desa Karendan Ditemukan Tewas Gantung Diri

- Jurnalis

Sabtu, 12 Februari 2022 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi warga Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, ditemukan gantung diri. Foto.NET

Foto ilustrasi warga Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, ditemukan gantung diri. Foto.NET

1tulah.com,MUARA TEWEH– Atut (50) ditemukan tewas tergantung di rumahnya di Desa Karendan RT 01 Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara, Sabtu (12/2/2022).

Perempuan yang diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ini, pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei di Palangka Raya.

Aparat setempat dari Polsek Lahei yang mendapatkan laporan warga terkait kejadian ini langsung bergerak ke tempat kejadian perkara.

“Diketahuinya kejadian tersebut sekitar pukul 06.00 waktu setempat setelah anak korban Esih (24) bangun tidur keluar kamar melihat ibunya sudah terbujur kaku dalam keadaan gantung diri,” ungkap Kapolsek AKP Johari saat dijumpai 1tulah.com di rumah sakit, Sabtu (12/2/2022) malam.

Baca Juga :  Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

Lebih lanjut Kapolsek AKP Johari, kemudian Ersi anak korban membangunkan suaminya Dorin (26), memberitahukan bahwa ibunya gantung diri. Melihat hal tersebut,  Dorin anak menantu korban mendatangi kakak iparnya Joliansyah (32) di tempat orang acara adat Balian. Setelah itu baru mereka memberitahukan kejadian tersebut ke tetangga.

Korban kata Johari, menggunakan sutas senar berwarna hitam putih, sebagai alat mengikat diri, dan menggunakan kursi kayu sebagai penahan.

Baca Juga :  Sakit Hati Mendiang Epy Kusnandar Didoakan 'Mampus', Karina Ranau Adukan Netizen ke Polres Jaksel

“Barang bukti itu ditemukan di lokasi. Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga bahwasanya korban meninggal sudah diikhlaskan dan keluarga tidak akan menuntut kepada pihak manapun, dengan membuat surat pernyataan bermaterai,” jelas Johari.

Informasi diperoleh, menyebutkan, korban yang gantung diri memiliki keterbelakangan mental atau gangguan jiwa, dan pernah dilakukan pengobatan ke Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei Palangka Raya.
Untuk pemakaman korban sendiri rencananya akan di makamkan besok hari menunggu keluarga almarhumah kumpul semuanya.

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Perkuat Tata Kelola Sawit Rakyat Berkelanjutan melalui Bimtek Pendataan
Gubernur Kalteng Prioritaskan Pendidikan dan Kesejahteraan Mahasiswa melalui Program KHBS
Pemprov Kalteng dan Tim Staf Ahli Kasad Bahas Perlindungan Hutan untuk Pertahanan Strategis
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya
BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS
Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan
Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU
Polisi Tetapkan 15 Pelaku Utama Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:02 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Tata Kelola Sawit Rakyat Berkelanjutan melalui Bimtek Pendataan

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:56 WIB

Gubernur Kalteng Prioritaskan Pendidikan dan Kesejahteraan Mahasiswa melalui Program KHBS

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:38 WIB

Pemprov Kalteng dan Tim Staf Ahli Kasad Bahas Perlindungan Hutan untuk Pertahanan Strategis

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:47 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:26 WIB

Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:37 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:21 WIB

Polisi Tetapkan 15 Pelaku Utama Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe

Berita Terbaru