Pasca Pandemi Covid-19 Pelaku Usaha UMKM di Kotim Masih Perlu Relaksasi

- Jurnalis

Sabtu, 12 Februari 2022 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Juliansyah.(Fit)

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Juliansyah.(Fit)

Sampit, – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Juliansyah menyebut saat ini masyarakat khususnya pelaku UMKM masih memerlukan relaksasi meski pandemi Covid-19 melandai.

Dia menjelaskan, relaksasi yang dimaksud itu yakni memberikan keringanan bagi pelaku UMKM khususnya di Kotim, membayar cicilan pinjaman yang dipergunakan sebagai modal untuk membangun kembali usaha yang selama ini terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Saya rasa relaksasi masih perlu, karena Covid-19 belum benar-benar usai meski penyebarannya mulai melandai. Perekonomian kita ini kan baru memulai kembali dan pasar juga baru menggeliat tapi belum 100 persen,” ujarnya, 12 Febuari 2022.

Baca Juga :  Kerusakan Jalan Nasional di Katingan Hulu Segera Ditangani, Arton S. Dohong: Solusi Disepakati Lewat Audiensi

Dia merangkan, relaksasi atau kelonggaran yang diberikan para debitur dalam hal ini perbankan kepada masyarakat atau pelaku usaha khususnya UMKM sebagai kreditur, diharapkan tidak hanya sebatas potongan bunga pinjaman saja, tapi juga kelonggaran waktu untuk pengembalian pinjaman.

Di sisi lain, dirinya menilai peran serta pemerintah terutama dalam mengatasi permasalahan ekonomi yang tengah dihadapi oleh masyarakat pelaku UMKM saat ini sangat perlu dilakukan melalui berbagai kebijakan-kebijakan.

Baca Juga :  Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng

“Masalah ini bisa kita katakan bukan hal yang baru, permasalahan ekonomi seperti ini pasti terus ditemukan dan terjadi berulang-ulang. Contoh ketika zaman resesi dulu ada kesulitan ekonomi yang mengakibatkan harga komoditas kita tidak dalam kondisi normal. Harga karet, rotan, hingga batu bara anjlok sampai tidak ada harganya. Jadi peran pemerintah melalui kebijakan-kebijakannya pun sangat diperlukan,” Demikian Juliansyah.(Fit)

Berita Terkait

DPRD Barut Wardatun Apresiasi Kolaborasi Pemkab Raih Tiga Penghargaan
DPRD Barut Nilai Penghargaan Jadi Bukti Keseriusan Pemkab Turunkan Stunting
Naruk Saritani Dukung Penuh Gerakan Indonesia ASRI di Muara Teweh
DPRD Jamilah Dukung Program Gaspol 11.12, Tekankan Peran Ibu dan Sanitasi
DPRD Barito Utara Apresiasi Nilai SPMB Bersih dan Berkualitas, H. Al Hadi: Langkah Tepat untuk Masa Depan Anak
Targetkan Jadi Destinasi Utama, DPRD Kalteng Matangkan Aturan Investasi dan PTSP
Rekomendasi DPRD Barito Utara, Patih Herman Dorong Dinkes Penuhi Kebutuhan Masyarakat
Dorong Inovasi Pertanian di Barito Utara Sri Neni: Kita Mesti Bangkit Maju

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 23:09 WIB

DPRD Barut Wardatun Apresiasi Kolaborasi Pemkab Raih Tiga Penghargaan

Rabu, 29 April 2026 - 23:01 WIB

DPRD Barut Nilai Penghargaan Jadi Bukti Keseriusan Pemkab Turunkan Stunting

Selasa, 28 April 2026 - 23:00 WIB

Naruk Saritani Dukung Penuh Gerakan Indonesia ASRI di Muara Teweh

Selasa, 28 April 2026 - 22:54 WIB

DPRD Jamilah Dukung Program Gaspol 11.12, Tekankan Peran Ibu dan Sanitasi

Selasa, 28 April 2026 - 22:44 WIB

DPRD Barito Utara Apresiasi Nilai SPMB Bersih dan Berkualitas, H. Al Hadi: Langkah Tepat untuk Masa Depan Anak

Selasa, 28 April 2026 - 18:57 WIB

Targetkan Jadi Destinasi Utama, DPRD Kalteng Matangkan Aturan Investasi dan PTSP

Selasa, 28 April 2026 - 13:04 WIB

Rekomendasi DPRD Barito Utara, Patih Herman Dorong Dinkes Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Selasa, 28 April 2026 - 12:58 WIB

Dorong Inovasi Pertanian di Barito Utara Sri Neni: Kita Mesti Bangkit Maju

Berita Terbaru