Sengketa Lahan di Sampit Kembali Marak, Ini Solusinya

- Jurnalis

Sabtu, 22 Januari 2022 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Sutik. Fotografer : Ifit/1tulah.com.

Foto - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Sutik. Fotografer : Ifit/1tulah.com.

1tulah.com, SAMPIT- Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Sutik meminta agar Pemkab Kotim mengaktifkan lagi tim penyelesaian sengketa lahan antara masyarakat dan perusahaan perkebunan. Cara tersebut dianggap penting mengingat belakangan ini konflik sengketa lahan kembali marak dan semakin mengkhawatirkan.

“Sebaiknya diaktifkan kembali tim penyelesaian yang dulu pernah dijadikan sebagai wadah untuk penyelesaian persoalan sengketa, baik itu antara warga dengan perusahaan perkebunan maupun sebaliknya,” kata Sutik kepada 1tulah.com di Sampit, Sabtu (22/1/2022).

Baca Juga :  Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU

Menurutnya, persoalan konflik sengketa lahan antara pihak perusahaan dengan masyarakat di Kotim memang harus diakhiri, karena ini akan jadi besar jika dibiarkan terus menerus.

“Kalau melihat dari persoalannya memang susah-susah gampang, namun ketika dibawa dalam penyelesaian duduk bersama pasti ada solusinya,” ungkap Sutik.

Politisi Partai Gerindra ini juga menyarankan apabila tim penyelesaian persoalan konflik sengketa lahan kembali diaktifkan, maka harus benar-benar dicari benang merahnya oleh tim yang dibentuk tersebut.
Sutik menyebutkan kenyamanan investasi di daerah merupakan hal yang selalu jadi indikator para investor masuk. Sayangnya, lanjutnya, konflik dengan masyarakat yang selalu menghiasi persoalan daerah dan menganggu api investasi di daerah ini.

Baca Juga :  KPK Ungkap Rektor Unsoed Beli Tiga Bidang Tanah dari Uang Gratifikasi

“Karena tidak sedikit juga saya melihat investor di daerah kita ini memang taat aturan, CSR mereka jalan, program lingkungan mereka sesuai bukan yang asal angkut hasil saja dari tempat kita,” tukas Sutik.

Berita Terkait

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran
Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul
Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47
Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim
DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga
Temui Presiden Prabowo, Panglima Jilah Bawa Aspirasi Masyarakat Adat Dayak
Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:22 WIB

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:23 WIB

DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:22 WIB